Senin, 13 April 2026

Berita Tangerang

Gedung Kesenian Kota Tangerang Memprihatinkan

Sosok Gedung Kesenian yang berada di bilangan Moderland Cikokol, Kota Tangerang tampak memprihatinkan. Bahkan kondisinya terlihat sudah tak layak.

Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kondisi Gedung Kesenian Kota Tangerang yang tak terawat. Atap - atap terlihat lubang menganga dan memprihatinkan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

TANGERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Gedung Kesenian yang berada di bilangan Moderland Cikokol, Kota Tangerang tampak memprihatinkan. Bahkan kondisinya terlihat sudah tak layak.

Pantauan Warta Kota di lokasi, bangunan Gedung Kesenian Kota Tangerang ini tampak tak terurus. Atap - atap berlubang besar.

Dinding - dinding tampak kusam. Lantai - lantai pun terlihat kotor.

Gedung ini kerap dijadikan aktivitas dalam kesenian.

Kondisi Gedung Kesenian Kota Tangerang yang tak terawat. Atap - atap terlihat lubang menganga dan memprihatinkan.
Kondisi Gedung Kesenian Kota Tangerang yang tak terawat. Atap - atap terlihat lubang menganga dan memprihatinkan. (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Kendati kondisinya sangat memprihatinkan.

Pengurus Dewan Kesenian Kota Tangerang, Jaya Budi Santosa menjelaskan masalah ini sudah terjadi berlarut - larut.

Para penggiat seni pun masih memakai tempat ini untuk melakukan berbagai aktivitas.

"Bisa dilihat sendiri secara kasat mata keadaannya seperti apa," ujar Jaya saat dijumpai Warta Kota di Gedung Kesenian Kota Tangerang, Senin (22/7/2019).

Kondisi Gedung Kesenian Kota Tangerang yang tak terawat. Atap - atap terlihat lubang menganga dan memprihatinkan.
Kondisi Gedung Kesenian Kota Tangerang yang tak terawat. Atap - atap terlihat lubang menganga dan memprihatinkan. (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Sejumlah pementasan seni sering kali dipentaskan di gedung ini.

Mulai dari teater, musikalisasi puisi, pencak silat dan lain sebagainya.

"Walau pun bangunannya seperti ini, tapi kami berupaya untuk survive," ucapnya.

Ia mengaku hubungan pemerintahan setempat dengan kaum seniman memang tak harmonis.

Sehingga pihaknya kesulitan untuk mencari wadah untuk berekspresi.

"Kami berusaha untuk menjadi kesatria tanpa harus bersandar ke pemerintah. Tetap melakukan aktivitas seperti biasanya walaupun kondisi gedungnya seperti ini," kata Jaya.

Sementara itu Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Raden Rina Hernaningsih menerangkan bahwa pihaknya akan membangun gedung kesenian yang baru.

Prosesnya saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

"Perlahan - lahan akan dibangun untuk bangun baru.

"Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Dinas Perkim. Masalah ini memang menjadi konsentrasi kami," papar Rina. (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved