Transportasi
Belum Ada Pengganti Terminal Lebakbulus, Dishub DKI Tagih Janji MRT Jakarta
Sejak Terminal Lebak Bulus dihancurkan pada tahun 2014 sampai sekarang belum ada terminal pengganti.
Penulis: Feryanto Hadi |
Sejak Terminal Lebak Bulus dihancurkan untuk kepentingan pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT) hingga sekarang, kondisi lalu lintas di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, terlihat semerawut.
Angkutan perkotaan dan angkutan bus besar, mangkal di sekitar Jalan Raya Kartini karena tidak ada lahan untuk parkir dan menunggu penumpang.
Kepala Unit Pelayanan Terminal Dinas Perhubungan DKI Muslim mengungkapkan, keadaan tersebut sebenarnya juga menjadi keprihatinan pihaknya.
Tetapi, ia tidak bisa berbuat banyak lantaran sejak Terminal Lebak Bulus dihancurkan pada tahun 2014 sampai sekarang belum ada terminal pengganti.
Padahal, masih banyak bus antarkota antarprovinsi (AKAP), angkutan umum antarkota dan angkutan dalam kota beroperasi dengan trayek Lebakbulus.
Muslim mengatakan, untuk menampung angkutan umum di sekitar kawasan Lebakbulus, diperlukan terminal pengganti seperti yang sudah dihancurkan.
"Terminal sementara hanya untuk perlintasan bus antarkota saja. Sementara angkutan dalam kota belum ada terminal penggantinya. Sampai sekarang memang belum ada solusi," ujar Muslim dihubungi Warta Kota, pada Jumat (19/7).
• Jakarta Jadi Tuan Rumah Balap Formula E, Perlu Kajian Aspek Keselamatan dan Keamanan
• Video Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT Jakarta
Kontroversi Pembongkaran Terminal
Pembongkaran terminal antarkota antarprovinsi untuk proyek transportasi masal MRT sebelumnya mendapat pertentangan dari awak angkutan umum perkotaan dan angkutan antarkota.
Para pedagang kecil yang sehari-harinya mencari nafkah di terminal itu pun menentangnya.
Mereka sempat menggelar sejumlah aksi demo pad 2013.
Tetapi, mereka tidak bisa berbuat banyak ketika tempat mencari nafkah semenjak puluhan tahun silam itu resmi ditutup pada Januari 2014.
Semenjak itu, bus AKAP yang biasa beroperasi di Terminal Lebakbulus akan dipindahkan operasionalnya ke Terminal Kampung Rambutan, Pulogadung, dan Kalideres.
Terminal sementara Lebak Bulus hanya akan digunakan untuk angkutan dalam kota.
Adapun trayek lintas pulau Sumatera dan Banten akan dipindahkan ke terminal Kalideres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180828progres-pembangunan-mrt1_20180828_170818.jpg)