Libra Terus Dikritik, Kepala Cryptocurrency Facebook Memberikan Tanggapan

Soal Libra, mata uang digital yang akan dirilis Facebook, Kepala Cryptocurrency Facebook, David Marcus, memberikan tanggapan.

istimewa
Perusahaan jejaring sosial raksasa, Facebook, akhirnya merambah bisnis ke mata uang kripto yang dinamakan "Libra". 

Untuk meredam kekhawatiran banyak pihak setelah serangkaian skandal privasi menodai kepercayaan publik kepada Facebook dalam beberapa tahun terakhir.

Memastikan akun pelanggan dan semua informasi keuangan tidak akan dibagikan dengan Facebook Inc. sehingga tak perlu takut digunakan untuk penargetan iklan.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Soal Libra, mata uang digital yang akan dirilis Facebook, Kepala Cryptocurrency Facebook, David Marcus, memberikan tanggapan.

Marcus mengatakan, mata uang kripto Libra, bukan alat investasi seperti saham dan obligasi. 

Menurut Marcus, Libra adalah alat pembayaran yang mampu menjangkau lebih dari 90 juta usaha kecil dan menengah (UKM).

Garuda Indonesia Larang Penumpang Ambil Foto dan Video saat Penerbangan

"Libra adalah alat pembayaran, bukan investasi. Orang tidak akan membelinya seperti saham atau obligasi, yang nilainya akan bertambah jika Anda membelinya," kata Marcus dikutip dari CNBC yang dilansir Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Marcus mengatakan, Libra seperti uang tunai.

“Orang-orang akan menggunakannya untuk mengirim uang kepada anggota keluarga di negara lain, atau untuk melakukan pembelian," kata Marcus.

INACA Protes soal Tarif Batas Atas Turun, Darmin Nasution: Laporkan Saja!

Penegasan ini, kata Marcus, untuk meredam kekhawatiran banyak pihak setelah serangkaian skandal privasi menodai kepercayaan publik kepada Facebook dalam beberapa tahun terakhir.

Apalagi, banyak bermunculan penipuan dari teknologi finansial ilegal.

Pria yang bergabung dengan Facebook sejak tahun 2014 ini juga tak berharap proyek mata uang kripto yang dibesutnya ini akan segera menghasilkan uang untuk perusahaan.

Alasan Pengembang Terus Bangun Apartemen di Kawasang Tangerang

Dia dan perusahaannya akan fokus kepada tujuan pertamanya untuk menciptakan utilitas.

“Tujuan pertama kami adalah menciptakan utilitas dan adopsi. Memungkinkan orang di seluruh dunia terutama yang tidak memiliki rekening bank (underbanked), untuk mengambil bagian dalam ekosistem keuangan," kata Marcus.

Tak hanya itu, Marcus juga memastikan akun pelanggan dan semua informasi keuangan tidak akan dibagikan dengan Facebook Inc. sehingga tak perlu takut digunakan untuk penargetan iklan.

AFPI Yakin Bisnis Fintech Lending Multiguna Bakal Tumbuh

"Mata uang itu (Libra) aman dan akan bekerja secara memadai dengan pemerintah dan mata uang di seluruh dunia," kata Marcus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved