Piaal Afrika
Gelar Mohamed Salah Terancam Direbut Riyad Mahrez
Mohamed Salah memiliki gelar tak resmi dari masyarakat Arab, yakni Kebanggaan Arab. Namun gelar ini terancam pindah ke Riyad Mahrez.
Mohamed Salah begitu dipuja di seluruh dunia, terutama di Mesir dan negara-negara Timur Tengah, berkat kehebatannya di lapangan hijau.
Bahkan, gelandang Liverpool ini memiliki "gelar kehormatan" khusus, yang diberikan oleh masyarakat Arab, yakni Fakhr Al Arab, Artinya Kebanggan Arab.
Arab di sini bukan mengacu kepada negara Arab Saudi, melainkan suku bangsa Arab, yang mendiami berbagai negara. Seperti Arab Saudi, Mesir, Libya, Uni Emirat Arab, Palestina, sampai Aljazair.
Pemujaan terhadap Salah semakin dalam setelah pemain berkebangsaan Mesir ini menjuarai Liga Champions bersama Liverpool.
Di negaranya, Salah sampai tak bisa keluar rumah untuk jalan-jalan dengan keluarga dan teman-temannya. Liburan pun harus dilakukannya diluar mesir, supaya dia tidak dikerubuti pengagumnya.
Bahkan, Salah tak bisa mengikuti salat Idul Fitri akibat massa menunggu di depan rumahnya.
Itulah gambaran betapa Salah sangat dipuja dan dielu-elukan.
Bukti lainnya, para penggemar Salah ini siap membela idola mereka mati-matian. Beberapa pemain bek sudah pernah merasakan media sosial mereka diserbu caci maki sampai ancaman pembunuhan, setelah mereka menjatuhkan Salan di pertandingan.
Begitu besar dan masifnya pengidolaan terhadap Salah, setidaknya sampai Minggu (14/7), saat Riyad Mahrez mencetak gol kemenangan bagi Aljazair, yang membawa negara tersebut menjadi finalis Piala Afrika 2019.
Sebagaimana diwartakan harian Mesir Al Masry, telah terjadi perdebatan di antara masyarakat Arab, soal siapa yang lebih berhak menyandang gelar Fakhr Al Arab antara Salah dan Mahrez.
Pasalnya, jika dilihat dari soal prestasi, Mahrez ternyata lebih bergelimang prestasi dibandingkan Salah.
Gelandang sekaligus kapten Timnas Aljazair ini pernah tiga kali menjuarai Liga Inggris, sekali bersama Leicester City dan dua kali bersama Manchester City.
Selain itu, pada musim ini Mahrez bersama City memperoleh empat trofi, yakni Community Shield, Piala Liga, Liga Inggris, dan Piala FA.
Dan, Mahrez memiliki peluang menambah trofi kelima, yakni Piala Afrika jika Aljazair berhasil mengalahkan Senegal di laga final turnamen ini.
Sementara, Salah hanya memiliki satu trofi, yakni Liga Champions.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/salah-vs-mahrez.jpg)