Norwegia Memperpanjang dan Memperluas Cakupan Kerja Sama Dalam Pengendalian Perubahan Iklim
Cakupan kerja sama juga akan diperluas dengan memasukan pengelolaan mangrove dan ekoriparian.
Menteri juga menjelaskan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), yang akan menampung dan mengelola dana kompenasi dari Norwegia saat ini sedang dalam finalisasi pembentukan.
Respons Positif Norwegia
Dalam kaitan itu, Menteri Ola menyatakan, Norwegia sangat senang dengan perkembangan yang dicapai oleh Indonesia.
Dia juga merespons positif rencana perluasan LoI. Apalagi, upaya pengelolaan mangrove juga telah menjadi agenda Norwegia ke depan.
“Tidak ada keinginan Norwegia untuk menghentikan kerja sama (dengan Indonesia).
• Wanita Pembawa Seekor Anjing di Masjid Jarang Minum Obat Meski Mengidap Gangguan Jiwa Sejak 2013
Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana rescheduling-nya,” kata Menteri Ola saat pertemuan dengan Menteri Siti Nurbaya.
Pertemuan bilateral Indonesia-Norwegia yang digelar menjadi pemanasan sebelum digelarnya Konferensi Keanekaragaman Hayati Trondheim (Trondheim Biodiversity Conference).
Menteri Siti Nurbaya menyampaikan selamat kepada Norwegia yang telah menjembatani isu penting keanekaragaman hayati sampai ketingkat global, sebagai jalan menuju pertemuan para pihak atau disebut COP.
COP ke 15 tentang Konvensi Keanekaragaman hayati yang akan dilaksanakan di Kunming, China.
Saat pelaksanaan konferensi Trondheim, Indonesia memaparkan berbagai upaya dalam melindungi dan melestarikan flagship spesies, seperti gajah, harimau, badak, orang utan, komodo, dan burung cenderawasih.
• Dinas LH DKI Mengampanyekan Hari Tanpa Kantong Plastik karena Memburuknya Kualitas Lingkungan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lhnoirw.jpg)