Pilpres 2019
Kantor Komnas HAM Dijaga Ketat Terkait Rencana Adanya Massa yang Akan Datang
Sejumlah massa aksi damai kawal Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu berencana akan mendatangi Komnas HAM pada Jumat (28/6/2019) hari ini.
Penulis: Joko Supriyanto |
Sejumlah massa aksi damai kawal Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu berencana akan mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada Jumat (28/6/2019) hari ini.
MEREKA ingin melaporkan sejumlah kasus meninggalkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Korban 22 Mei lalu.
Pantauan Wartakotalive.com hingga saat ini kantor Komnas HAM yang terletak di Jalan Laturharhary, Menteng, Jakarta Pusat telah dijaga oleh petugas kepolisian.
Mereka berjaga-jaga untuk melakukan pengamanan massa yang rencananya akan datang.
Sejumlah kendaraan taktis seperti Barracuda dan watercannon pun di siagakan di depan Kantor Komnas HAM.
Meski begitu arus lalu lintas disekitar Jalan Laturharhary, Menteng tetap dibuka dan tidak ada penutupan.
• Omongan Galih Ginanjar Soal Ikan Asin Viral, Barbie Kumalasari: Dia Menceritakan Fakta yang Ada
• TERUNGKAP Sule Kian Berani Cium dan Peluk Naomi Zaskia di Hadapan Keluarga saat Liburan di Bali
• KEMUNCULAN Ani Yudhoyono Lewat Mimpi, Minta Ibas dan Aliya Rajasa Untuk Menjaga 3 Sosok Ini
Sedangkan massa yang datang pun masih segelintiran orang yang mulai mendatangi kantor Komnas HAM. Mereka nampak duduk disekitaran kantor Komnas HAM.
Sebelumnya, Abdullah Hehamahua mengatakan, berencana akan melaporkan kepada Komnas HAM terkait meninggalkan ratusan KPPS yang hingga saat ini tidak ada otopsi yang dilakukan sehingga tidak jelas akan apa yang terjadi.
"Besok salat jumat di Masjid Sunda kelapa. Dari sana kita lapor ke Komnas HAM mengenai korban KPPS dan korban tangal 22 Mei," kata kata Abdullah, Kamis (27/6/2019).
Selain itu pihaknya berencana untuk ke DPR agar DPR memanggil KPU, Polri, Bawaslu atas fenomena kecuarangan agar DPR menggunakan hak-haknya.
• Ini Pernyataan Lengkap Prabowo Terkait Hasil Putusan MK. Mengapa Tak Ada Ucapan Selamat Pada Jokowi?
• KECEWA Putusan Mahkamah Konstitusi, Prabowo Subianto Serukan 3 Permintaan Ini Kepada Pendukungnya
• Terkait PUTUSAN MK, Mahfud MD Bicara Azab Allah untuk Si Curang dan Zalim, Bukan Cuma Satu Pihak
Tak hanya itu, pihaknya juga berencana melaporkan ke Peradilan Nasional agar melakukan investigasi kepada IT KPU.
"Kita sampaikan ke Peradilan International agar ada investigasi pada IT KPU agar supaya peradilan internasional turut campur tangan. Mudah-mudahan campur tangan international Oktober enggak jadi di lantik," ucapnya. (JOS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/komnas-ham-dijaga.jpg)