Kamis, 30 April 2026

PPDB

Peserta Didik Baru 30.000, Kuota PPDB Hanya 11.000 Murid di Tangerang

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang mulai digelar pada tanggal 1 - 2 Juli 2019.

Tayang:
Warta Kota/Andika Panduwinata
Sejumlah orangtua murid kebingungan dengan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang akan berlangsung mulai tanggal 1 - 2 Juli 2019. 

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang mulai digelar pada tanggal 1 - 2 Juli 2019.

Namun jumlah kuota yang diterima di SMP Negeri berbanding jauh dari para siswa yang akan melanjutkan pendidikannya ke tingkat Sekolah Menengah Pertama.

Data yang dihimpun Warta Kota dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang, murid yang tahun ini lulus dari Sekolah Dasar (SD) sekitar 30.000 orang.

Sedangkan jumlah daya tampung PPDB pada tahun ini tingkat SMP Negeri hanya 11.000 siswa saja.

Hal itu diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman.

Abduh menyebut memang jumlah penerimaan peserta didik baru di SMP Negeri pada tahun ini hampir sama dari tahun kemarin.

 Begini Nasib Terkini Angelina Sondakh Mantan Istri Adjie Massaid yang Dipenjara 7 Tahun

 Pengantin Baru Tewas Berhubungan 48 Jam Maraton, Pengakuan Suami Lakukan Hal yang Sadis

 Ternyata Ini Alasan BPN Tetap Optimis Bakal Memenangkan Gugatan di MK, Hakim Sudah Kantongi Putusan

 Kapolri Sudah Larang Demo di Depan MK, Polisi Pastikan Berhak Bubarkan Demo Tak Sesuai Aturan

"Tahun kemarin kuotanya sekitar 10.000-an, sekarang 11.000 yang diterima," ujar Abduh kepada Warta Kota, Rabu (26/6/2019).

Dirinya menyebut ada sedikit jumlah kuota tambahan dalam PPDB tahun ini. Dan diterapkan pelebaran sistem zonasi.

"Zonasinnya kan juga meluas. Tahun kemarin yang diterima hanya 1 RW saja di tiap Kecamatan, sekarang ditambah 7 RW," ucapnya.

Menurutnya, penambahan serta pelebaran zonasi dilakukan sebagai evaluasi buntut dari kekisruhan tahun lalu.

Seperti diketahui, PPDB tahun kemarin sempat mengalami kekusutan dan berujung penyanderaan Kepala Dinas Pendidikan, Abduh Surahman oleh para orangtua murid yang tak terima anaknya ditolak di sekolah yang dituju.

 Masyarakat Dilarang Keras Beli Motor Berkode ST, Simak Penjelasan Polisi Soal Motor Berkode ST

 KEMUNCULAN Ani Yudhoyono Lewat Mimpi, Minta Ibas dan Aliya Rajasa Untuk Menjaga 3 Sosok Ini

 Baru Sebulan Bebas, Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Jadi Tersangka Lagi. Kali Ini Potong Dana SKPD

"Kami sudah melakukan evaluasi semuanya. Tinggal pelaksanaannya saja. Dari sistem, server dan panitia di lapangan sudah siap 100 persen," kata Abduh. (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved