PPDB

Tidak Hanya PPDB, Menteri Pendidikan Mau Pindahkan Guru Sesuai Zonasi

"Begini, rekomendasinya sangat tepat untuk kebijakan zonasi ini. Kalau masalah guru bisa diselesaikan dengan asumsi ketika di-sentralisasikan.

Tidak Hanya PPDB, Menteri Pendidikan Mau Pindahkan Guru Sesuai Zonasi
Warta Kota
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat ditemui di UNJ, Jakarta Timur, Senin (24/6). 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya mewacanakan untuk merotasi guru berdasarkan zonasi guna mengatasi ketimpangan kualitas tenaga pengajar.

"Begini, rekomendasinya sangat tepat untuk kebijakan zonasi ini. Kalau masalah guru bisa diselesaikan dengan asumsi ketika di-sentralisasikan. Tapi urusan guru bisa disentralisasi penanganannya, itu menurut saya urusan pendidikan 60 persen bisa selesai. Karena problem utama itu guru," kata Muhadjir saat ditemui di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Senin (26/6).

VIDEO: Pabrik Sabu Rumahan di Kalideres Diungkap, Punya Peralatan Modern untuk Buat Narkoba

VIDEO: Update ppdb.jakarta.go.id Orangtua Murid Datangi SMAN 55 Sejak Dini Hari

VIDEO: Update ppdb.jakarta.go.id Orangtua Murid Antre Panjang Meski Datang Pagi

Selain itu, rotasi juga akan dilakukan kepada guru-guru di jenjang Sekolah Dasar (SD) yang notabene selalu mengajar di kelas yang sama dari tahun ke tahun.

"Selama ini kan guru SD kan kalau (mengajar) kelas 1 dari awal sampai pensiun akan mengajar terus di kelas 1. Ini yang tidak benar. Mestinya kalau guru SD punya pengalaman mengajar dari kelas 1 sampai kelas 6," ujarnya.

Apabila diterapkan, pihaknya akan melakukan pemetaan terkait ketersediaan tenaga pengajar di masing-masiny wilayah mulai dari jejang SD, SMP dan SMA agar tak terjadi ketimpangan kualitas pengajar.

VIDEO: Karyawan dan Pemilik Gudang Elektronik di Bekasi Disekap Perampok

VIDEO: Update PPDB Jakarta, Pendaftar di SMAN 78 Membeludak

VIDEO: Update PPDB DKI Jakarta, Orangtua Datang Pagi-pagi ke SMPN 95 Tanjung Priok

"Kalau rotasi guru kami sarankan per zona nanti kami petakan tingkat ketimpangannya seperti apa. Yang paling mudah mungkon tingkat SD. Kalau SMP dan SMA kami lihat kapasitasnya. Selanjutnya akan kami lihat juga kemungkinan untuk kami terapkan multisubject," tutur Muhadjir.

Namun demikian, hal itu masih dalam tahap wacana dan belum sampai pada tingkat pembahasan, analisa dan formalasi penerapan kebijakan. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved