Jurnalis Arab Saudi Hilang

Terungkap, Percakapan Tim Pembunuh soal Cara Membawa Jasad Jamal Khashoggi, Begini Isinya

PEMAPARAN hasil penyelidikan tim PBB soal kasus pembunuhan Jamal Khashoggi sedikit demi sedikit terus diungkap. Salah satunya adanya bukti percakapan.

Terungkap, Percakapan Tim Pembunuh soal Cara Membawa Jasad Jamal Khashoggi, Begini Isinya
hispantv.com
SALAH al-Tubaigy, salah seorang pelaku mutilasi jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi (insert). 

Dia kemudian diberi tahu bahwa harus kembali pulang.

"Kami datang untuk membawa Anda," ujar sebuah suara.

Raja Salman Dikabarkan Bersitegang dengan Pangeran MBS, Sejak Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Jenazah Jurnalis Jamal Khashoggi Diduga Dibakar di dalam Oven Pesenan Khusus di Rumah Konjen Saudi

JAMAL Khashoggi dan putranya, Salah Khashoggi
JAMAL Khashoggi dan putranya, Salah Khashoggi (CNN via dailymail.co.uk)

Pesan kepada anaknya

Mutreb kemudian meminta Khashoggi untuk mengirim pesan kepada anaknya.

"Anak yang mana? Apa juga yang harus saya bilang kepada anak saya? Sampai bertemu kembali? Saya tentu tak bisa berkata saya diculik, bukan?" jawab Khashoggi.

Jurnalis Washington Post itu kemudian diminta melepas jaketnya.

"Bagaimana mungkin ini terjadi di kedutaan? Saya tidak akan menulis apapun," ujarnya.

Kemudian salah seorang dalam tim pembunuh itu mendesak Khashoggi supaya mengirim pesan kepada putranya.

Jika tidak, Khashoggi bakal tahu bagaimana nasibnya.

Ditanya Keberadaan Jenazah Jurnalis Jamal Khashoggi, Menteri Arab Saudi: Kami Tidak Tahu

Bukti Percakapan dengan Ajudannya, Pangeran MBS Akan Gunakan Peluru untuk Jamal Khashoggi

KEPOLISIAN Turki melakukan pemeriksaan di sebuah vila di Desa Samanli, Provinsi Yalova, Turki, Senin (26/11/2018). Pemeriksaan dilakukan karena pengusaha Arab Saudi pemilik vila itu melakukan pembicaraan telepon dengan salah satu anggota tim yang diduga membunuh Jamal Khashoggi, sehari sebelum tragedi itu terjadi.
KEPOLISIAN Turki melakukan pemeriksaan di sebuah vila di Desa Samanli, Provinsi Yalova, Turki, Senin (26/11/2018). Pemeriksaan dilakukan karena pengusaha Arab Saudi pemilik vila itu melakukan pembicaraan telepon dengan salah satu anggota tim yang diduga membunuh Jamal Khashoggi, sehari sebelum tragedi itu terjadi. (AFP/Demiroren News Agency)

Dibius dan dicekik

Lalu pada pukul 13.33, jurnalis 59 tahun itu menyadari adanya handuk.

"Apakah kalian akan memberi obat?" tanyanya.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved