Rabu, 8 April 2026

Ibadah Haji

Ridwan Kamil Ungkap Bandara Kertajati Batal Digunakan Pemberangkatan Haji 2019

Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat belum bisa digunakan untuk memberangkatkan jemaah haji pada musim haji tahun 2019.

Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kamis (20/6/2019), mengungkapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat belum bisa digunakan untuk memberangkatkan jemaah haji pada musim haji tahun 2019. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat belum bisa digunakan untuk memberangkatkan jemaah haji pada musim haji tahun 2019.

Batal atau belum bisanya Bandara Kertajati Jawa Barat digunakan untuk memberangkatkan haji tahun 2019 ini, Ridwan Kamil menuturkan dikarenakan kendala adiministrasi yang belum bisa diatasi Pemprov Jawa Barat.

"Ada hal-hal sifatnya administratif di luar kendali kita. Jadi memang pemberangkatan haji belum memungkinkan dari (Bandara) Kertajati. Haji tahun ini tetap seperti dahulu," ujar Ridwan Kamil, usai melantik Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jawa Barat di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jalan Kemakmuran Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (20/6/2019) sore.

Adapun kemungkinan Bandara Internasional Kertajati dapat digunakan pemberangkatan haji pada tahun 2020, Ridwan Kamil akan menyelesikan persoalan administratif yang membuat pihak maskapai Saudi Airlines belum dapat menggunakan Bandara Kertajati.

 KPAI Ungkap: Ada 9 Masalah Utama Sistem Zonasi yang Terjadi di PPDB 2018 dan PPDB 2019

 Video Detik-Detik Bambang Widjojanto Terancam Diusir Hakim MK: Kalau Tidak Stop, Saya Suruh Keluar!

 Hakim Mahkamah Konstitusi Marah Tahu Saksi yang Diajukan Kubu 02 Ternyata Tak Ada Perannya

 Profil Lengkap Agus Muhammad Maksum, Saksi 02 Tak Bisa Buktikan 17,5 Juta DPT Fiktif di Sidang MK

"Insya Allah tahun depan jamaah haji Jawa Barat berangkat di Bandara Kertajati, kita berusaha dengan persiapan yang lebih baik," ujar Ridwan.

Ridwan Kamil juga mengungkapkan jumlah jamaah haji di Jawa Barat terbesar di Indonesia. Yakni, 39.000 jamaah haji atau 19 persen dari total jumlah jamaah haji seluruh Indonesia.

"Kita jumlah jamaah haji paling besar se-Indonesia. Untuk masa tunggu 12 sampai 20 tahun. Tapi pak Jokowi ini kemarin sudah melobi dapat tambahan. Semoga pemerintah Arab Saudi berbaik hati," katanya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Buchori, menambahkan pada haji tahun 2019, di Jawa Barat ada sebanyak 97 kloter keberangkatan.

 Ini Daftar Lengkap Pemenang MTV Movie & TV Awards 2019

 Ini Alasan Keras Haris Azhar Tak Mau Jadi Saksi Kubu Prabowo di Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK

 Pembunuh Karyawati Cantik Bank Mandiri Ternyata Pasangan Suami-Istri, Alasannya Mengejutkan

Dari 97 kloter itu masing-masing kloter ada sebanyak lima petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

"Jadi total PPIH sebanyak 485 petugas dari Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat yang akan mengawal jemaah haji asal Jawa Barat selama di tanah suci," paparnya. (MAZ)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved