Perubahan Cuaca

BMKG Jelaskan Lengkap Penyebab Suhu di Bandung Raya Menjadi Lebih Dingin

BMKG Jelaskan Lengkap Penyebab Suhu di Bandung Raya Menjadi Lebih Dingin. Simak penjelasan selengkapnya.

Tribun Jabar
logo bmkg 

SUHU di wilayah Bandung Rasaa terasa lebih dingin beberapa hari belakangan. 

Hal ini agak berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. 

Akibatnya warga Bandung yang hendak bepergian ke luar pun harus mengenakan pakaian tebal dan berlapis.

Ratusan Penggemar K Pop Serbu Koleksi BT21 di Uniqlo Mal Kelapa Gading

VIDEO: Jakarta Night Festival di Bundaran HI, Ditlantas Polda Kerahkan 600 Personel

Jual Beli Kebijakan, Kisah Susi Pudjiastuti Ditawari Uang Rp 5 Triliun Agar Mundur dari Menteri KKP

Lantas, ada fenomena apa sebenarnya di balik suhu di Bandung Raya yang terasa lebih dingin ini?

Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jawa Barat Muhamad Iid Mujtahiddin mengatakan, suhu dingin dalam beberapa hari terakhir di Bandung Raya maupun secara umum di Jawa Barat merupakan fenomena yang biasa atau wajar.

Menurutnya, fenomena biasa ini menandakan datangnya periode musim kemarau.

"Berdasarkan pantauan alat pengukur suhu udara, tercatat selama bulan Juni 2019 ini, suhu udara terendah tercatat sebesar 17 derajat celcius pada Jumat (21/6/2019)," kata Muhamad Iid melalui keterangan tertulis yang diterima TribunJabar.id, Jumat.

Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai beberapa faktor penyebab suhu udara di wilayah Bandung Raya menjadi lebih dingin.

Saat musim kemarau seperti saat ini, angin yang melewati Jawa Barat adalah angin pasat tenggara atau angin timuran dari arah Benua Australia.

Ajakan Percaya Diri dari Hector Bellerin

Bayar Musisi Jalanan Pakai QR Code, Kerja Sama dengan Institut Musik Jalanan

VIDEO: Sheila On 7 dan Wali Akan Ramaikan Festival Damai Milenial Road Safety di Monas

Ditambah, pada bulan Juli, Agustus, dan September di Australia sedang mengalami puncak musim dingin.

"Sehingga suhunya relatif lebih dingin dibandingkam musim hujan," ujar Muhamad Iid.

Tak hanya beberapa faktor itu, lanjutnya, ada juga faktor lainnya.

Suhu dingin saat ini dipengaruhi juga dengan masih adanya kelembapan pada ketinggian permukaan hingga 1,5 kilometer di atas permukaan laut.

Hal itu menyebabkan pada sore hari masih terlihat adanya pembentukan awan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved