Rabu, 22 April 2026

Beda Dengan Surat Edaran, Jalan Sudirman-Thamrin Tidak Ditutup Saat Gladi Resik Malam Puncak HUT DKI

Berbeda dengan yang ada di surat edaran, Jalan MH Thamrin-Jend Sudirman ternyata tak ditutup saat gladi resik HUT DKI.

Warta Kota/Dwi Rizki
Suasana di pusat Perayaan Malam Puncak HUT DKI Jakarta ke 492 di Bundaran Hotel Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (21/6/2019) sore. Dinas Perhubungan DKI Jakarta belum melakukan penutupan jalan, khususnya dari arah selatan menuju utara atau dari arah Senayan Menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) jelang Gladi Resik Malam Puncak HUT DKI Jakarta ke 492 pada Jumat (21/6/2019). 

Gladi Resik Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 492 yang berpusat di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Jumat (21/6/2019) telah digelar.

Namun, berbeda dengan surat edaran yang menyatakan penutupan Jalan MH Thamrin pada pukul 14.00 WIB, lalu lintas masih terlihat normal.

Kondisi tersebut terlihat saat Warta Kota kembali melintas di titik lokasi penutupan jalan, yakni mulai dari Kawasan Sarinah hingga Dukuh Atas, Jakarta Pusat pada pukul 16.00 WIB.

Lalu lintas di Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin terlihat normal dengan intensitas kendaraan lengang.

Kepadatan hanya terlihat di pusat panggung utama Malam Puncak Perayaan HUT DKI Jakarta ke 492 yang berlokasi di sisi utara Bundaran HI.

Kepadatan lalu lintas dikarenakan seluruh kendaraan yang berasal dari selatan menuju utara atau Bundaran HI menuju Monumen Nasional melambatkan laju kendaraannya.

Selain itu, sebagian jalan di seberang Bundaran HI pun sudah ditutup dan dibangun panggung bagi tamu VIP yang hendak menyaksikan Malam Puncak HUT DKI Jakarta ke 492.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menyampaikan, pihaknya belum melakukan rekayasa lalu lintas, berupa penutupan jalan sekaligus pengalihan arus lalu lintas karena pembangunan panggung sekaligus instalasi terkait persiapan Gladi Resik Perayaan Malam Puncak HUT DKI Jakarta ke 492.

Terlebih, salah satu stasiun televisi swasta yang menjadi mitra Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlambat dalam persiapan tersebut.

"Rekayasa lalu lintas yang direncanakan hari ini adalah dalam rangka pelaksanaan gladi resik acara HUT Kota Jakarta. Ada yang masih dikerjakan pihak Trans TV untuk siapkan acara GR (Gladi Resik) tersebut, koordinasi dengan pihak Trans maka rekayasa lalu lintas mulai dilakukan pada saat GR berlangsung," ungkapnya dihubungi pada Jumat (21/6/2019).

Terlepas dari hal tersebut, pihaknya telah siap melakukan rekayasa lalu lintas sekaligus tetap memberikan akses bagi para pengguna jalan.

"Prinsipnya Dishub sudah siap dan support, termasuk berkoordinasi dengan pihak Dirlantas. Kami concern (perhatian) juga terkait dengan mobilitas warga, karena nya pengalihan arus lalu lintas dilakukan seoptimal mungkin dan durasinya adalah untuk dukung GR berjalan optimal," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menetapkan pengalihan lalu lintas saat gladi resik pada Jumat (21/6/2019) dan pada Malam Puncak Perayaan HUT DKI Jakarta pada Sabtu (22/6/2019).

Pengalihan jalan dilakukan untuk mengurai kemacetan imbas dari penutupan jalan, mulai dari Kawasan Sarinah hingga Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Penutupan jalan selama gladi resik digelar mulai dari sisi Utara Bundaran Hotel Indonesia pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Selain itu penutupan ruas Jalan Sutan Syahrir mulai dari pukul 05.00 WIB hingga selesai.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved