Kamis, 30 April 2026

Daftar Tabrakan Beruntun Terbanyak Dalam Sejarah

Kecelakaan yang mengerikan tidak selalu disebabkan oleh manusia, sejarah mencatat alam yang menyebabkan kecelakaan-kecelakaan terparah di dunia.

Tayang:
thinkstockphotos
Ilustrasi. Kecelakaan yang mengerikan tidak selalu disebabkan oleh manusia, sejarah mencatat alam yang menyebabkan kecelakaan-kecelakaan terparah di dunia. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pada hari Senin (17/6/2019) terjadi kecelakaan maut di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) kilometer 150 jalur B, Majalengka, Jawa Barat.

Kecelakaan berupa tabrakan beruntun yang melibatkan empat mobil itu menewaskan 12 orang dan melukai belasan lainnya.

Hasil penyelidikan polisi sejauh ini menunjukkan bahwa penyebabnya adalah pengambilan paksa kemudi bus oleh salah satu penumpang.

Orang Terkaya di Dunia Bayar Gaji Karyawan Kecil?

Namun, kecelakaan yang mengerikan tidak selalu disebabkan oleh manusia.

Dilansir dari World Atlas yang dikutip dari Kompas.com, sejarah justru mencatat bahwa alam yang menyebabkan kecelakaan-kecelakaan terparah di dunia.

1. Galesburg, Michigan, Amerika Serikat

Pada 9 Januari 2015 kecelakaan dahsyat terjadi di jalan tol 88-92, Battle Creek, Michigan, Amerika Serikat karena kabut tebal.

Kecelakaan itu melibatkan 193 kendaraan, termasuk 117 kendaraan pribadi, serta dua truk yang membawa cairan bebrahaya dan kembang api.

Akibatnya satu orang tewas dan 22 orang lainnya luka berat sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Tidak selesai sampai di situ. Kabut tebal yang bertahan di Battle Creek selama dua hari membuat para petugas kesulitan untuk menangani dan jalan tol tidak bisa digunakan.

Tiga Jenazah Kecelakaan Maut Tol Cipali Dimakamkan Berdekatan di TPU Prumpung

2. Lansing, Michigan, Amerika Serikat

Kecelakaan yang lebih parah terjadi di interstate 96, Michigan pada 12 Januari 2005.

Musibah ini melibatkan 200 kendaraan dan dua orang tewas serta melukai banyak orang lainnya.

Penyebab dari kecelakaan ini adalah kabut tebal.

Seperti hari-hari musim dingin biasanya, kantung udara hangat pada 12 Januari 2005 naik ke atas udara dingin dan membuat daerah tersebut ditutupi oleh kabut tebal yang menghalangi pandangan pengemudi.

Ingin Membangun Start Up, Simak 5 Hal Sebelum Mendirikan Perusahaan Rintisan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved