Selasa, 14 April 2026

Huawei Masuk Daftar Hitam, Penjualan Ponsel Bakal Anjlok

Secara global, Huawei Technologies Co Ltd memproyeksi penjualan ponsel pintarnya akan turun 40 persen-60 persen pada tahun ini.

Gizmo China
Secara global, Huawei Technologies Co Ltd memproyeksi penjualan ponsel pintarnya akan turun 40 persen-60 persen pada tahun ini. 

Keresahan Huawei berawal dari dugaan pemerintah Amerika Serikat yang menganggap produk gadget Huawei melanggar keamanan nasional.

Kebijakan ini juga mau tak mau memutus dan menutup kerjasama bisnis antara Huawei dengan perusahaan lain asal Amerika Serikat.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Secara global, Huawei Technologies Co Ltd memproyeksi penjualan ponsel pintarnya akan turun 40 persen-60 persen pada tahun ini.

Melansir Reuters seperti dikutip Kontan, Senin (17/6/2019), perusahaan teknologi terbesar ini mencari opsi dengan mengeluarkan produk gadget barunya, the Honor 20, yang rencananya akan dilempar ke pasar Eropa, seperti Inggris dan Perancis pada 21 Juni mendatang.

Pihak Huawei juga akan terus mengawasi kinerja penjualan Honor dan siap menarik kembali jika hasilnya buruk.

Pencarian Lirik Lagu, Google Dituding Jiplak dari Genius

Sebagai informasi, keresahan Huawei berawal dari dugaan pemerintah Amerika Serikat yang menganggap produk gadget Huawei melanggar keamanan nasional.

Washington akhirnya memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam bisnis sejak Mei 2019.

Kebijakan ini juga mau tak mau memutus dan menutup kerja sama bisnis antara Huawei dan perusahaan lain asal Amerika Serikat.

Broadcom misalnya, perusahaan penyuplai ponsel dan penyedia perangkat lunak asal Amerika Serikat, mengakui akan mengalami kerugian 2 juta dollar AS tahun ini jika pihaknya tidak menjual produk Huawei.

Ide Bisnis, Buka Kedai Berbahan Sosis: Ada Tiga Paket Kemitraan

Sementara CEO dan pendiri Huawei, Reng Zhengfei, masih bersikap tenang saat Amerika Serikat memasukkan perusahaannya ke dalam daftar hitam.

"Efeknya penjualan akan melambat, tapi tidak terlalu signifikan mempengaruhi pertumbuhan," kata Reng bulan Mei lalu.

Namun, kebijakan Amerika Serikat sudah mulai terasa pada proyeksi pesimis perusahaan.

Bahkan perusahaan teknologi asal China lainnya, ZTE Corp, sudah mulai menuju ambang kelumpuhan bisnis.

Orang Terkaya di Dunia Bayar Gaji Karyawan Kecil?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, pihaknya terbuka untuk membicarakan berbagai solusi atas konflik dagang Amerika Serikat-China yang berimbas pada kinerja Huawei.

Dirinya juga merasa memberi 'keringanan' pada Huawei, dengan memberikan izin pembelian produk atau perangkat asal Amerika Serikat.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved