Artis Korea
Saham YG Entertainment Anjlok Gara-gara Kasus B.I iKON
Dispatch menemukan keterlibatan B.I karena dugaan itu berdasarkan pesan Kakao Talk yang baru-baru ini mereka temukan.
KASUS Kim Hanbin atau B.I iKON kembali memukul agensinya YG Entertainment,
Saham YG Entertainment kembali anjlok.
Sebelumnya, saham YG sempat anjlok ketika kasus Seungri dan klub Burning Sun merebak hingga skandal prostitusi dan penggelapan pajak.
Kini, YG Entertainment kembali diguncang dengan kasus B.I yang diduga terlibat membeli barang terlarang atau narkoba.
Saham YG senilai 31.950 won atau setara dengan Rp 384.134 mengalami penurunan sebesar 4,05 persen dari hari sebelumnya.
Pada Maret, saat kasus Seungri merebak, harga saham YG anjlok hingga sekitar 30.000 won atau setara Rp 360.825.
• B.I iKON Mundur Setelah Diduga Terlibat Narkotika
• Penggemar Tuntut Dispatch dan Ramaikan Tagar #SueDispatch di Twitter
• Susy Susanti Puji Penampilan Jonatan dan Anthony yang Mulai Beri Nilai Positif
Kapitalisasi pasar YG turun dari 834,7 miliar won atau Rp 10 triliun pada Januari 2019, menjadi 581,4 miliar won atau Rp 7 triliun per hari ini.
Sementara itu, Dispatch menemukan keterlibatan B.I karena dugaan itu berdasarkan pesan Kakao Talk yang baru-baru ini mereka temukan.
Dalam laporan eksklusif mereka, Dispatch menyebut bahwa pada 2016, B.I pernah dicurigai membeli dan menggunakan obat terlarang jenis LSD (Lysergic acid diethylamide) melalui pengedar perempuan berinisial 'A'.
Namun, terlepas dari kenyataan bahwa 'A' ditangkap dan ponselnya ditahan oleh polisi karena terlibat dalam transaksi narkoba ilegal, Dispatch mengklaim bahwa polisi tidak pernah berusaha memanggil atau menuntut B.I.
Dispatch juga merilis isi dari percakapan Kakao Talk yang diduga terjadi antara B.I dengan 'A' pada April 2016.
Dilaporkan pula, pada Agustus 2016, 'A' ditangkap di sebuah kediaman di Seoul dengan tuduhan melakukan transaksi narkoba ilegal.
Polisi menyita telepon seluler 'A' dan selama interogasi, 'A' mengakui bahwa ia mengirim 10 buah LSD ke B.I di luar asrama iKON.
Selain itu, Dispatch juga melaporkan bahwa pengedar narkoba lain berinisial 'C', yang bekerja dengan 'A', memberi polisi daftar lengkap pembelinya, termasuk nama B.I.
• Prestasi Praveen/Melati Dinilai Tunjukkan Perkembangan
• V BTS Bikin Perancang Inggris Ini Kebanjiran Pesanan
• Kang Daniel Jadi Direktur di Perusahaan Bernama KD
Namun setelah pemeriksaan ketiga dilakukan, polisi mencatat bahwa 'A' menarik kembali pernyataan sebelumnya dan mengaku tidak tahu di mana B.I mendapatkan obat-obatan terlarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/yg-entertainment.jpg)