Kamis, 30 April 2026

Wisata Kuliner

Ubud segera Ditetapkan Jadi Destinasi Gastronomi Dunia oleh PBB

Kabar baik menghampiri Indonesia khususnya bagi dunia wisata kuliner nusantara karena UN World Tourism Organization (UNWTO) membidik Ubud, Bali

Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia |
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Vita Datau selaku Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) saat jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (11/6/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Vini Rizki Amelia

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Kabar baik menghampiri Indonesia khususnya bagi dunia wisata kuliner nusantara karena UN World Tourism Organization (UNWTO) membidik Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, dan segera menetapkannya sebagai destinasi gastronomi berstandar global.

Vita Datau selaku Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengatakan, pihaknya menyambut baik kick off penetapan Ubud menjadi destinasi gastronomi prototype standar UNWTO.

“Program ini memasuki tahapan penting yaitu kunjungan tim yang ditunjuk UNWTO untuk melakukan pendalaman dan penialain atas destinasi yang diusulkan Kemenpar sejak 2017,” papar Vita saat jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (11/6/2019).

Tim nantinya akan melakukan wawancara, kunjungan, dan verifikasi yang akan bekerja selama lebih kurang satu minggu yang juga melibatkan peran pemerintah Kabupaten Gianyar dan pelaku industri pariwisata.

Vita mengatakan, pemilihan Ubud dilatar belakangi dari beberapa faktor, satu diantaranya adalah kesiapan dan keinginan dari pemerintah setempat yang ingin memajukan sektor pariwisata.

“Pak Menteri pernah mengatakan, kalau kita mau memajukan suatu wilayah, harus dilihat keinginan dari pemerintah setempat untuk maju, jangan sampai kita mendorong mobil mogok untuk maju,” kata Vita.

Program ini dikatakan Vita sebagai salah satu strategi Pengembangan Wisata Kuliner Kemenpar yakni menaikan popularitas destinasi kuliner yang lebih dikenal dunia sebagai destinasi gastronomi ke standar internasional.

Ada tiga tahapan penting dalam proses mengangkat Ubud menjadi destinasi gastronomi dunia.

Pertama, melakukan inventaris aset dan atraksi gastronomi termasuk memetakan kesiapan industri dan pelaku usaha yang kemudian dibukukan dalam sebuah laporan dan diakukan ke UNWTO.

Kedua, penilaian UNWTO dan dilakukan kick off proses verifikasi dan analisis melalui metode yang cukup detil termasuk wawancara kepada semua stakeholders gastronomi.

Survey terhadap makanan dan minuman juga menjadi penting, termasuk diantaranya produsen, hotel, restoran, chefs, inisiator food festival, pemerintah daerah, penyedia transportasi, akademis, dan wisatawan lokal juga asing.

Ketiga, rekomendasi yang perlu diterapkan dan dilakukan oleh stakeholders untuk kemudian dilakukan penilaian kedua yang dijadwalkan Agustus 2019.

Jika semua proses dilakukan dengan benar, maka Ubud dapat dinyatakan sebagai destinasi gastronomi prototype UNWTO yang telah sesuai dengan gastronomi destination development guideline UNWTO.

“Diharapkan program ini akan selesai secepatnya dan Ubud menjadi prototype gastronomy holistic pertama di Indonesia dan Dunia,” papar Vita.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved