Mesut Ozil Menikah
Recep Tayyip Erdogan Menjadi Saksi Pernikahan Mesut Oezil
Presiden Turki bukan hanya sekadar hadir sebagai undangan, melainkan juga menjadi saksi pernikahan Mesut Oezil.
Pernikahan Mesut Oezil sangatlah istimewa, sehingga seorang presiden pun bersedia menjadi saksi saat gelandang Arsenal itu mengucapkan ijab kabul.
Sebagaimana diwartakan laman harian Turki, Sabah, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, adalah saksi dalam pernikahan Oezil dengan tunangannya, Amine Gulse, pada Jumat (7/6).
Bahkan sang Presiden sendiri yang menyerahkan buku nikah kepada kedua mempelai.
Seremoni pengucapan janji pernikahan tersebut dilakukan di Hotel Four Season Istanbul, yang berada di wilayah Besiktas.
Upacara tersebut dilakukan di luar ruangan, dengan pemandangan Selat Bosporus yang memisahkan benua Eropa dengan Asia.
Menurut Sabah, Erdogan dan istrinya, Emine, meninggalkan kediaman mereka di Kisikli, sebuah wilayah di Istanbul, pada pukul 19.30 waktu setempat..
Kepala negara dan ibu negara ini tiba di hotel tempat acara berlangsung pada pukul 20.00, dan acara ijab kabul langsung dimulai.
Sekitar 1 jam Presiden Turki tersebut berada di lokasi acara, karena pukul 21.00 dia dan istrinya meninggalkan hotel, kembali ke Kisikli.
Kontroversial
Oezil dan Amine memang mengundang Erdogan ke pernikahan mereka. Pasangan ini sendiri yang datang menghadap Erdogan, untuk mengantar undangan.
Hanya saja, ketika itu peristiwa tersebut langsung menimbulkan geger di Jerman, negara yang menjadi kebangsaan Oezil.
Erdogan memang dianggap tokoh kontroversial oleh Pemerintah dan masyarakat Jerman. Alasan mereka, Erdogan melakukan pelanggaran hak asasi manusia untuk mengekalkan kekuasaannya.
Karena itu, saat Oezil mengundang Erdogan ke pernikahannya, tak kurang dari Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengecam tindakan tersebut.
Bisa dipastikan, kehadiran Erdogan, bahkan menjadi saksi, di pernikahan Oezil, akan memunculkan tanggapan negatif di Jerman kepada Oezil.
Dan, rasanya Oezil akan cuek saja dengan respons negatif tersebut, sebab bukan sekali ini dia menerimanya dari publik Jerman.
Hubungan Oezil dengan Jerman memang sedang buruk sejak musim panas tahun 2018. Berawal dari pertemuan Erdogan dengan Oezil dan Ilkay Guendogan, pesepak bola Jerman yang juga keturunan Turki, di London, Inggris.
Ketika itu, Erdogan sedang melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Inggris, dan dia mengadakan acara makan malam dengan warga Turki yang berada di Inggris. Oezil dan Guendogan termasuk yang diundang.
Pertemuan sebelum perhelatan Piala Dunia 2018 itu ternyata menimbulkan kegemparan di Jerman. Oezil dan Guendogan mendapat kecaman dari masyarakat.
Ternyata persoalan tidak berhenti sampai di situ. Penampilan buruk Timnas Jerman di Piala Dunia di Rusia membuat kecaman kepada Oezil semakin menjadi-jadi.
Oezil marah, dan menyatakan mengundurkan diri dari Timnas Jerman, dan tidak mau lagi membela skuad berjuluk Der Panzer tersebut.
Dalam pernyataan pengunduran dirinya, pesepak bola berusia 30 tahun ini menyebutkan soal masalah rasisme yang diterimanya, sebagai alasan tindakannya.
"Ketika kami (Timnas Jerman) berhasil, saya dianggap sebagai orang Jerman. Tapi ketika kami sedang terpuruk, saya hanya disebut sebagai imigran," kata Oezil.
Dia juga marah kepada Perserikatan Sepak Bola Jerman (DFB), karena tidak melindunginya dari pelecehan yang dilakukan masyarakat.
Sejak itu, Oezil semakin dekat dengan Erdogan. Bukan hanya sekali dia menemui Presiden Turki tersebut untuk menyerahkan undangan, karena dia juga hadir saat Erdogan menyelenggarakan buka puasa bersama, pada bulan Ramadan kemarin.
• Mesut Oezil dan Tunangan Tersenyum Duduk Satu Meja dengan Presiden Erdogan, Tak Peduli Kecaman?
• WaG Arsenal Mendampingi Gunners di Baku
Menjemput calon istri
Pada acara ijab kabul, Oezil mengenakan setelan tuksedo lengkap dengan dasi kupu-kupu.
Sementara Amine mengenakan gaun pernikahan model princess, dengan taburan mutiara dan kristal.
Rupanya, prosesi pernikahan di Turki itu ada acara mempelai pria menjemput calon istrinya, dan pergi bersama-sama ke lokasi ijab kabul.
Pada saat menjemput Amine dari rumah ayahnya, Oezil datang dengan rombongan pemusik tambur dan seruling.
Ketika itu, dia dan Amine harus menari diiringi musik tersebut, meski pun gerakan Oezil sangat kaku.
Sehari sebelumnya, gelandang Arsenal ini juga harus menari di acara "malam hena".
• Mesut Oezil Harus Menari di Prosesi Pernikahannya
Pengamanan ketat
Karena pernikahan Oezil dihadiri Presiden Turki, maka pengamanan di lokasi acara sangatlah ketat. Tampak pasukan tentara di sekitar hotel.
Bahkan, seperti diwartakan The Sun, tentara sampai berjaga di atap gedung- gedung di sekitar hotel. Maklum, lokasi ijab kabul ada di luar ruangan, dan rawan serangan penembak jitu (sniper)..
Selama Erdogan berada di lokasi, tak boleh ada jurnalis yang masuk. Karena itu, para jurnalis Turki mencoba memotret acara tersebut dari atas gedung- gedung sekitar hotel.
Hanya terlihat seorang rekan Oezil di Arsenal dalam acara ijab kabul tersebut, yakni Sead Kolasinac yang datang bersama pasangannya.
Kabarnya, kedua mempelai menyebarkan 300 undangan.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya, Oezil meminta para undangan tidak memberinya hadiah, dan menyarakan agar mereka memberikan donasi ke yayasan sosial BigShoe.
Oezil dan Amine sendiri akan membiayai 1,000 operasi yang diakukan yayasan Jerman tersebut.
Rupanya, selain donasi operasi itu, Oezil dan Amine juga menyumbang ke institusi Bulan Sabit Merah Turki.
Bentuknya adalah makan malam bagi para tunawisma di seluruh Turki dan para pengungsi Suriah yang berada di Turki pada hari pernikahannya.
Menurut Presiden Bulan Sabit Merah Turki, Kerem Kinik, sumbangan Oezil itu bukan makanan ala kadarnya, melainkan jamuan makan malam ala pernikahan tradisional Turki.
Melalui akun Instagramnya, Kinik mengucapkan terima kasih kepada Oezil, karena pada hari itu ada 16.000 orang tunawisma dan pengungsi yang bisa makan enak.
Vila baru
Harian Sabah juga memberitakan, bulan madu akan dilakukan pengantin baru ini di vila baru mereka, yang terletak di wilayah Izmir.
Vila itu menghadap Aegean Sea, di lokasi yang sudah terkenal sebagai kawasan resor mewah di Turki.
Konon, untuk membangun vila dua lantai tersebut, Oezil mengeluarkan dana sampai Rp 24,3 miliar. Itu belum termasuk harga membeli lahan tempat vila itu dibangun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pernikahan-ozil-3.jpg)