Minggu, 12 April 2026

Berita Internasional

Dokter Ini Dipecat karena Sebut Wanita Layak Dirudapaksa dan Congkak di Forum Chat Online

Christopher Kwan Chen Lee atau Dr Lee dokter asal Singapura dipecat karena serukan wanita layak diperkosa.

Editor: PanjiBaskhara
Istimewa
Christopher Kwan Chen Lee atau Dr Lee adalah dokter asal Singapura yang bekerja di sebuah Ruamh Sakit (RS) di Melbourne, Australia kini dipecat karena serukan wanita layak diperkosa di forum chat online Singapura. (ABC Australia/Facebook) 

Seorang dokter sebut wanita layak dirudapaksa, hingga dokter sebut wanita jalang congkak layak diperkosa.

Diketahui, sosok dokter sebut perempuan layak diperkosa bernama Christopher Kwan Chen Lee.

Rupanya, Christopher Kwan Chen Lee atau Dr Lee adalah dokter asal Singapura dan bekerja di sebuah Ruamh Sakit (RS) di Melbourne, Australia.

Kini, Dr Lee dipecat akibat kerap kali serukan pemerkosaan terhadap sebagian perempuan yang menurutnya pantas untuk diperkosa.

Labor Institute Indonesia Minta Pemerintah Kota Bekasi Gelar Operasi Yustisi Untuk Pendatang Baru

Hati-hati Contra Flow Mulai Dari KM 70 Tol Jakarta Cikampek

Petugas Terapkan One Way dari Gerbang Tol Kali Kangkung hingga Cikampek Utama

Dokter Lee sebelumnya telah menjalani skors selama enam pekan pada April lalu karena terbukti melanggar profesionalisme dokter.

Salah satunya termasuk melontarkan "komentar-komentar tidak pantas" di sebuah forum obrolan online Singapura.

Berbagai komentarnya itu telah dijadikan bukti dalam persidangan Badan Regulasi Praktisi Kesehatan Australia (AHPRA).

"Sejumlah perempuan memang layak diperkosa, dan perempuan jalang congkak itu memang cocok diperkosa," demikian salah satu komentar Lee.

Indonesia Pastikan Gelar Juara Tunggal Putra di Final Australia Open 2019

Pencuri Kotak Amal Bawa Kabur Senpi Polisi, Begini Kronologisnya

Berlibur Ke Pulau Seribu Pilihan Alternatif Warga Jakarta

Skorsing Dr Lee awalnya berakhir pada 11 Juni 2019.

Namun AHPRA pada Jumat (8/6/2019) memastikan skorsing diperpanjang tanpa batas waktu yang efektif mulai Kamis (6/6/2019).

"AHPRA mengambil tindakan ini demi kepentingan publik untuk menjaga kepercayaan pada profesi medis," kata AHPRA dalam sebuah pernyataan.

Lembaga ini tidak memiliki kewenangan hukum untuk memecat seseorang sebagai dokter.

Mau Wisata ke Luar Angkasa? NASA akan Buka Stasiun Luar Angkasa Internasional, Segini Harga Tiketnya

Buku Harian Ungkap Ani Yudhoyono Minta Dibuatkan Lagu, SBY Langsung Gandeng Anji

Soekarno Jadi Tenang Usai Baca 1 Ayat Alquran Ini Saat Tahu Dirinya Bakal Dieksekusi Mati

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved