Senin, 4 Mei 2026

Berita Internasional

Diduga Terlibat Kelompok ISIS, Seorang WNI Dibekuk Polisi di Malaysia

Anggota polisi Diraja Malaysia atau PDRM bekuk seorang WNI di Malaysia. Diduga WNI di Malaysia terlibat kelompok ISIS.

Tayang:
Editor: PanjiBaskhara

Anggota polisi Diraja Malaysia atau PDRM bekuk seorang WNI di Malaysia. Diduga WNI di Malaysia terlibat kelompok ISIS.

WartaKotaLive melansir Tribunnews, Mabes Polri konfirmasi bahwa ada seorang warga negara Indonesia atau WNI diamankan oleh PDRM atau Polisi Diraja Malaysia, karena terkait dengan kelompok ISIS. 

Diketahui, PDRM menangkap tiga tersangka teror yang terdiri dari satu warga Malaysia, satu warga negara Indonesia, dan satu warga negara Bangladesh. 

"Benar (ada satu WNI diamankan, - red)," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, ketika dihubungi Tribunnews.com, Jumat (31/5/2019).

PT KAI Yakini Tak Ada Calo Tiket Saat Mudik Lebaran 2019, Begini Penjelasannya

Shellyana Rilis Album Aku Bukan Cintamu

Partai Gerindra Bakal Gabung ke Jokowi-Maruf Amin? Begini Penjelasan Moeldoko

Ia menyebut pihak atase kepolisian Kuala Lumpur (KL) telah menemui tersangka dari Indonesia tersebut.

Untuk tindak lanjut, tim Densus 88 Antiteror akan diberangkatkan ke Kuala Lumpur. 

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan tim Densus 88 Antiteror akan berkoordinasi dengan PDRM untuk mendalami kasus tersebut secara bersama-sama. 

Baca: PKS: Pertemuan Jokowi Dengan Prabowo Dapat Sejukkan Masyarakat

"Saat ini tim dari Densus sudah dipersiapkan untuk ke KL, berkoordinasi dengan PDRM guna pendalaman bersama," ucapnya. 

Sebelumnya, melansir dari Kompas.com diberitakan kepolisian Malaysia (PDRM) menangkap tiga tersangka teror yang terkait dengan kelompok ISIS. 

Kepala polisi Malaysia Abdul Hamid Bador pada Kamis (30/5/2019) mengatakan, tiga tersangka tersebut terdiri dari satu warga Malaysia, seorang warga negara Indonesia, dan satu lagi warga negara Bangladesh.

Para pria berusia 28-42 tahun itu ditangkap dalam operasi khusus Divisi Penanggulangan Terorisme.

Melansir Channel News Asia, tersangka pertama yang diamankan adalah warga Malaysia berusia 42 tahun. Dia berprofesi sebagai kontraktor.

Pria tersebut ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 17 Mei ketika berupaya menuju Mesir, untuk tujuan pergi ke Suriah. Dia telah berjanji setia dua kali kepada pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi melalui Facebook.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved