Breaking News:

Pilpres 2019

Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Nama Prabowo Subianto Bisa Rusak di Mata Dunia Karena Lakukan Hal Ini

Luhut Binsar Pandjaitan sebut nama Capres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto jelek di mata dunia internasional.

Editor: Panji Baskhara
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersilaturahmi dengan para awak media bertajuk 'Coffee Morning' di Gedung BPPT, Jalan, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017). 

Luhut Binsar Panjaitan menilai memprotes sengketa hasil Pilpres 2019 dengan mengerahkan massa bisa membuat nama Prabowo Subianto rusak di mata dunia.

"Nanti nama Pak Prabowo itu rusak loh di dunia internasional," ucap Luhut Binsar Panjaitan.

Ia juga mengingatkan Prabowo Subianto yang sebelumnya kerap dikaitkan dengan tragedi Mei 1998, dapat kembali dihubung-hubungkan dengan kerusuhan aksi massa 21- 22 Mei 2019.

"Iya dikaitkan 1998 nanti dikaitkan lagi 2019," tutur Luhut Binsar Panjaitan.

"Siapa yang tanggung jawab kalau nama dia rusak?" tambahnya.

Pembawa acara tersebut, Claudius Boekan mengatakan saat ini nama Prabowo Subianto memang sudah dikaitkan dengan aksi massa 22 Mei.

"Suka atau tidak suka demo kemarin itu dikaitkan dengan Pak Prabowo," kata Claudius Boekan.

Luhut Binsar Panjaitan berpesan kepada para pendukung Prabowo Subianto, agar tak bertindak yang justru dapat menyebabkan Ketua Umum Partai Gerindra itu terjerumus ke arah hal tak baik.

"Iya itu yang saya bilang, jadi pendukung Pak Prabowo itu hati-hati, jangan kalian jerumuskan Pak Prabowo itu," jelas Luhut Binsar Panjaitan.

"Ini kan dibuat langkah itu, mereka emosioanl aja," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved