Rabu, 6 Mei 2026

Kericuhan

Sejumlah Orang Diamankan Polisi dari Jalan Wahid Hasyim

Petugas Kepolisian kembali mengamankan sejumlah orang peserta aksi di Depan Gedung Bawaslu RI pada Rabu (22/5/2019) dini hari.

Tayang:
Editor: Murtopo
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Personel polisi bermotor membubarkan massa di Jalan Wahid Hasyim dekat Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) dini hari WIB. 

Pihak Kepolisian berhasil memukul mundur para pendemo yang masih bertahan di Jalan Wahid Hasyim dengan menembakkan gas air mata sejak pukul 00.40 WIB.

Kendati begitu hingga saat ini letupan gas air mata masih terus terdengar di ujung Jalan Wahid Hasyim yang bersinggungan dengan Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang.

"Saya imbau untuk warga kembali ke rumah masing-masing," ujar polisi menggunakan pengeras suara.

Selain bergerak ke arah polisi, sejumlah petugas Brimob juga bersiaga di sepanjang Jalan Wahid Hasyim.

Mereka berjaga di setiap gang yang ada untuk memastikan tidak ada massa yang menerobos masuk.

Tak hanya di Jalan Wahid Hasyim, massa aksi juga masih ada yang bertahan di pertigaan Sabang.

Sampai saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pengamanan di dua titik massa aksi tersebut.

Beberapa mobil polisi terlihat melintas dengan kencang ke arah lokasi kericuhan.

Petugas Kepolisian kembali mengamankan sejumlah orang peserta aksi di Depan Gedung Bawaslu RI pada Rabu (22/5/2019) dini hari.

Massa Menolak Dibubarkan dan Melawan dengan Melemparkan Batu ke Arah Polisi

Buntut Kericuhan Didepan Gedung Bawaslu RI, Hujan Gas Air Mata di Pasar Blok A Tanah Abang

Polisi Pukul Mundur Massa Pendemo ke Tanah Abang

Sejumlah orang tersebut diamankan polisi dari Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Pantauan TribunJakarta.com, setidaknya ada dua orang diamankan dan dibawa menggunakan sepeda motor ke arah Simpang Sarinah.

Kericuhan menjalar

Kericuhan di sekitar Gedung Bawaslu RI merembet hingga ke pertigaan yang mempertemukan Jalan Wahid Hasyim dan Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat.

Massa yang menolak bubar melakukan perlawanan dengan melemparkan batu ke arah personel kepolisian, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Hingga pukul 01.20 WIB, beberapa kali polisi menembakkan gas air mata ke arah massa.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved