Pilpres 2019

Pengamat: Menuntut Keadilan Harus ke Pengadilan, Jangan KPU Dilaporkan tapi Pemerintah yang Diseret

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) tengah menyelesaikan proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional, yang tinggal menyisakan beberapa provinsi.

Pengamat: Menuntut Keadilan Harus ke Pengadilan, Jangan KPU Dilaporkan tapi Pemerintah yang Diseret
Istimewa
ILUSTRASI Pemilu 2019 

Membangun opini penyelenggara curang tanpa mengajukannya ke pengadilan, katanya, sama saja bohong.

"Bawa bukti-bukti kecurangan itu, adu argumen dan data di pengadilan. Itu jalan kesatria," katanya.

Serang Balik Penyerang SBY dan AHY, Andi Arief: Salahkan Calonmu Kalau Tidak Sanggup Berperang

"Jangan MK yang belum bekerja sudah diopinikan tidak bisa dipercaya. Kerja saja belum mereka itu. Lagian di mana pun menuntut keadilan ya melalui pengadilan harusnya,” sambung Veri.

Veri meyakini pada waktunya semua akan menerima kenyataan.

Menurutnya, ribuan pemilu langsung di daerah sudah digelar dan puluhan ribu pasangan kalah, jalur hukum ditempuh untuk menggugat kekalahan.

Mengapa Kubu 02 Menolak Hasil Pilpres tapi Terima Hasil Pileg? Ini Penjelasan Fadli Zon

Masa, katanya, tokoh-tokoh tingkat nasional kalah dewasa sama tokoh daerah?

Alumni UIN Jakarta ini juga menyampaikan bahwa unjuk rasa di jalanan untuk menuntut kemenangan dalam pemilu, padahal pemilu sudah diumumkan siapa pemenangnya, lama-lama tidak akan relevan.

Veri menyarankan untuk menempuh jalur yang disediakan konstitusi. Laporkan kecurangan kalau memang ada kecurangan, tapi harus yang substansi, jangan yang ecek-ecek.

Ani Hasibuan Merasa Jadi Target, Lalu Berniat Polisikan Portal Berita Ini

“Juga harus jelas unsur mana yang dilaporkan. Jangan KPU yang dilaporkan tapi pemerintah yang diseret-seret," tuturnya.

"Kekuasaan keduanya berbeda, mereka sejajar tidak saling membawahi, masa enggak tahu?" imbuh Veri.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved