Polda Metro Bantah Broadcast Ada Perekrutan Anggota Gengster yang Tersebar
Polda Metro Jaya memastikan bahwa situasi Kamtibmas di Jakarta dan sekitarnya, saat ini, dalam kondisi kondusif.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Terkait maraknya pesan berantai atau broadcast yang dikirim melalui aplikasi pesan smartphone, terkait adanya perekrutan anggota gangster di Jakarta dan sekitarnya Polda Metro Jaya memastikan bahwa itu adalah informasi sesat dan tak benar.
"Itu kasus lama ya, tahun lalu."
"Yang berkaitan dengan gengster-gengster itu dan sudah kita lakukan penangkapan."
"Itu ada kultur sendiri bahwa dalam suatu kelompok kalau dia lukai orang lain, maka dia akan diangkat jadi pimpinannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/5/2019).
"Itu juga sering terjadi kalau saat tawuran."
"Tawuran antar pelajar, nanti kalau dia sudah bisa melukai orang dia dianggap sudah paling hebat di sana."
"Tapi, ini jadi tantangan buat kita semua, untuk kita bisa mengikis anggapan seperti itu."
"Mulai dari keluarga dan pranata sosial di masyarakat."
"Mulai dari RT, RW yang selama ini gak perduli kini harus peduli."
"Nanti, ada tetangga yang sedang asah alat besi dibiarkan selama ini."
"Tolong, sekarang, ditegur dan ditanya untuk apa dan sebagainya."
"Jadi, kita saling peduli dan saling mengingatkan," papar Argo.
Selain itu, atas maraknya kasus begal motor dan tawuran antar kelompok, selama Ramadan ini, hingga menimbulkan korban jiwa dan membuat resah sebagian masyarakat, Polda Metro Jaya memastikan bahwa situasi Kamtibmas di Jakarta dan sekitarnya, saat ini, dalam kondisi kondusif.
"Saya sampaikan di sini bahwa Kamtibmas di Jakarta dalam kondisi kondusif."
"Masyarakat jangan khawatir mau ke Jakarta dan beraktivitas."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pembacokan_20171005_191535.jpg)