Artis
Annisa Bahar Rahasiakan Alasannya Bercerai dengan Dian Esha Fauzan Prasetya Sampai Mati
"Aku nggak bisa jelasin ke media dan pada orang siapa pun. Biar lah jadi rahasia seumur hidup ku sampai aku mati,"
Penulis: Arie Puji Waluyo |
Kondisi Ratna Ningsih saat ini terus menurun, sulit sembuh, dan sudah mengidap komplikasi.
Bahkan, kata Annisa Bahar, dokter sudah angkat tangan untuk menyembuhkan kesehatan ibundanya.
Dokter pun memvonis bahwa usia ibunya tidak bisa diperpanjang lagi karena penyakitnya sudah terlampau parah.
Ketika mengungkapkan kondisi ibundanya itu, Annisa Bahar tak kuasa menahan air matanya.
Apalagi ketika pemilik goyang patah-patah itu mengatakan bahwa dirinya belum bisa mewujudkan keinginan sang bunda. Alasannya, dia dan saudara-saudara lainnya masih sibuk.
"Aku kepikiran keinginan Mama yang memang belum bisa diwujudkan karena anak-anaknya semua pada sibuk," kata Annisa Bahar seraya menangis.
• Annisa Bahar Cari Pacar Pengusaha yang Siap Buy 1 Get 5, Ini Penjelasannya
Menurut Annisa Bahar, permintaan sang bunda sebenarnya sangat mudah untuk dipenuhinya.
Akan tetapi, kesibukannya sebagai politisi baru setahun belakang ini tak bisa segera mengabulkan keinginan Ratna Ningsih.
"Mama tuh pengin jalan-jalan ke Yogyakarta sama anak-anaknya. Simple sih permintaannya, cuma memang sibuk," ucapnya sambil menangis.
Namun nasi sudah menjadi bubur. Dia harus rela melihat kondisi ibunya yang semakin memburuk dan belum dapat memenuhi impian orang tua.
"Semoga aja ada keajaiban dan Mama bisa sembuh," ujar Annisa Bahar.
Annisa Bahar menjelaskan bahwa selama lebih dari satu tahun, Ratna Ningsih terbaring lemah di atas kasur rumah sakit dan rumahnya.
Setelah beberapa waktu dirawat di rumah sakit, dokter memvonis usia ibunda Annisa Bahar tidak lama lagi.
"Aku tuh lagi sensitif dan sedih banget kalau ceritakan kondisi Mama aku. Karena dokter memvonis usianya tidak akan lama lagi," kata Annisa Bahar.
• Penyanyi Dangdutnya Diutangi LL hingga Rp 300 Juta Bikin Annisa Bahar Emosi
Saat itu, air matanya mengalir ketika menceritakan tentang perkataan dokter yang merawat ibundanya.