Pasar Modal

Meski Ada Aksi Jual, Masih Ada Saham yang Diminati oleh Investor Asing

Meski Ada Aksi Jual, Masih Ada Saham yang Diminati oleh Investor Asing.

Meski Ada Aksi Jual, Masih Ada Saham yang Diminati oleh Investor Asing
thinkstockphotos
Ilustrasi. Dalam satu pekan di Bursa Efek Indonesia atau BEI tercatat aksi jual bersih oleh asing senilai Rp 3,04 triliun. Dibalik aksi jual itu, masih ada saham yang diminati investor asing. 

Tentunya dengan tetap memperhatikan prospek dan fundamental perusahaan.

Adapun William masih merekomendasikan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), ACES, dan UNTR untuk dicermati.

Bank Indonesia: Kebutuhan Uang Tunai di Bulan Ramadan Hingga Lebaran Diperkirakan Rp 217,1 Triliun

Sedangkan Managing Director Head of Equity Capital Markets PT Samuel International, Harry Su, mengatakan, adanya aksi jual tersebut memang disebabkan adanya kekhawatiran dari investor asing atas perang dagang yang kembali memanas.

"Kalau trade war kan uang kembali ke AS," ujar Harry.

Menurut Harry, di kondisi sekarang akan berdampak pula pada pelemahan nilai tukar rupiah.

Ada 2 Perusahaan Fintech Terancam Dicoret AFPI, Ada Penjelasan dari OJK

Di kondisi tersebut, saham-saham emiten rokok dirasa cukup defensif karena tidak memiliki beban atau biaya dalam bentuk dollar AS yang banyak.

Tercatat dalam sepekan terakhir berdasarkan data RTI, saham rokok seperti PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) masih bergerak positif 4,46 persen ke level Rp 3.510 per saham dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) masih naik 3,13 persen ke level Rp 83.325 per saham.

Terkiat saham dengan beli bersih terbanyak dalam sepekan, menurut Harry, itu tidak serta merta dapat dijadikan acuan, pasalnya ada kemungkinan investor lokal yang menggunakan broker asing yang melakukan transaksi tersebut.

Pengaduan dari Masyarakat soal Fintech, AFPI: Ada 2 Fintech yang Dilaporkan

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Di tengah aksi jual asing, saham-saham ini justru diminati

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved