Pasar Uang

Bagaimana Perjalanan Rupiah di Kuartal Kedua? Penjelasan Analisis Pasar Uang

Bagaimana Perjalanan Rupiah di Kuartal Kedua? Penjelasan Analisis Pasar Uang.

Bagaimana Perjalanan Rupiah di Kuartal Kedua? Penjelasan Analisis Pasar Uang
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pelemahan rupiah kembali terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini dipicu oleh kombinasi sentimen eksternal maupun internal. 

Tren pelemahan rupiah mulai terjadi sejak akhir April lalu.

Saat ini fokus para pelaku pasar tertuju pada mencuatnya lagi perang dagang antara AS dan China.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pelemahan rupiah kembali terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Hal ini dipicu oleh kombinasi sentimen eksternal maupun internal.

Mengutip Bloomberg, yang dilansir Kontan, Rabu (8/5) ini rupiah terkoreksi 0,11 persen ke level Rp 14.295 per dollar AS.

Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Bus Bakal Meningkat saat Mudik Lebaran 2019

Sepanjang kuartal kedua berjalan, kurs spot rupiah telah terdepresiasi sebesar 0,36 persen.

Ekonom Bank Central Asia, David Sumual, mengatakan, tren pelemahan rupiah mulai terjadi sejak akhir April lalu.

Saat itu, pergerakan rupiah terganggu oleh sentimen kenaikan harga minyak dunia akibat sanksi larangan ekspor minyak Iran yang diberikan oleh Amerika Serikat.

Bulan Ramadan, Menawarkan Menu Khusus Terbatas untuk Berbuka Puasa

Hal ini membebani mata uang negara-negara yang menjadi pengimpor minyak, termasuk Indonesia.

Namun, saat ini fokus para pelaku pasar tertuju pada mencuatnya lagi perang dagang antara AS dan China.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved