Perubahan Warna Air Kali Sunter Antara Lain Jadi Biru Disebut Sudah Sering Terjadi
Ini sudah terjadi dari tahun 2014, warna air kali berubah juga tidak cuma jadi biru. Pernah warna merah dan putih.
Penulis: Rangga Baskoro |
Anggota UPK Badan Air yang bertugas di Kali Sunter, Mahfud (50) menjelaskan perubahan warna air Kali Sunter yang sempat viral di media sosial bukan yang pertama kalinya terjadi.
"Ini sudah terjadi dari tahun 2014, warna air kali berubah juga enggak cuma jadi biru. Pernah warna merah, putih, cuma enggak terlalu pekat seperti kemarin," kata Mahfud di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (3/5/2019).
Ia menyatakan air kali tersebut diduga terkontaminasi limbah cat.
Hal itu diperkuat dengan aroma cairan tiner yang digunakan untuk kegiatan industri seperti bengkel cat.
• Ustadz Adi Hidayat Ungkap Nasib Orang yang Jadikan Ulama Bahan Tertawaan dengan Menyebut Adisomad
Dugaan tersebut juga didasari karena di sekitar Jalan Muara I tempat cairan warna biru pekat itu keluar terdapat aktivitas bengkel reparasi mobil.
"Baunya seperti tiner, setiap bulan bisa sekali sampai dua kali kejadian berubah warna. Kalau untuk laundry dekat sini enggak ada, adanya tempat cat mobil," ujarnya.
Merujuk beberapa kejadian sebelumnya, Mahfud menyebut cairan limbah yang keluar itu hanya keluar dalam hitungan jam lewat saluran air menuju Kali Sunter.
Lantaran keluar lewat saluran air, rencananya Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta bakal bekerja sama dengan Sudin SDA Jakarta Timur.
"Kami mau melihat ada crossing (saluran air) tidak. Di sini bengkel asuransi untuk perbaikan body mobil, jadi kita lihat dulu untuk memastikan darimana datangnya cairan limbah ini," katanya.
Sebelumnya, kalangan warga dan netizen digegerkan dengan penemuan air di Kali Sunter, Cipinang Muara, Duren Sawit, yang membiru pada Kamis (2/5/2019) lalu.
• Siti Nurbaya Menilai bahwa Penegakan Hukum yang Tegas untuk Membuat Jera Perusahaan Nakal
Berubahnya warna air menjadi biru diduga lantaran tercemar limbah, namun kini warnanya sudah kembali normal.
Anggota UPK Badan Air yang bertugas di anak Kali Sunter, Mahfud (50) mengatakan, air mulai berubah warna sekira pukul 11.00 WIB, saat dia dan sejumlah rekannya sedang bertugas.
"Mulai berubah warna itu sekitar jam 11, sampai jam setengah satu siang cairannya itu masih keluar."
"Warna air baru normal itu pas jam setengah dua pagi tadi," kata Mahfud di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (3/5/2019).
Meski berwarna biru pekat, Mahfud menuturkan, ikan dan makhluk hidup lain yang hidup di Kali Sunter masih sehat dan tak terdampak limbah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/air-kali-sunter-menjadi-biru.jpg)