Patung Hermes
Patung Hermes di Harmoni Kembali Temani Pejalan Kaki Seperti Semula Tanpa Penutup Kain
"Kalo nggak salah Senin kemarin itu udah nggak ada. Saya juga nggak tahu siapa yang lepas, yang pasang saja saya juga nggak tahu."
Penulis: Joko Supriyanto |
WARTA KOTA, GAMBIR --- Patung Hermes yang terletak di jembatan Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, sudah kembali terlihat seperti semula dalam empat hari terakhir ini.
Sebelumnya, patung hermes ditutupi kain dari bagian pinggang ke bawah.
Patung dewa dari mitologi Yunani itu berukuran sekitar satu meter. Patung berwujud pria itu ditampilkan tanpa busana alias telanjang.
Bentuk patung berupa laki-laki yang sedang berlari, salah satu kakinya terangkat.
Seorang pedagang, Yusuf (36) mengatakan, sejak hari Senin (15/4/2019) sudah tidak terlihat lagi kain yang menutupi patung itu.
Dia tak mengetahui siapa yang melepas kain yang melekat pada tubuh patung tersebut.
"Udah lama itu nggak ada. Kalo nggak salah Senin kemarin itu udah nggak ada. Saya juga nggak tahu siapa yang lepas, yang pasang saja saya juga nggak tahu," kata Yusuf, Kamis (18/4/2019).
• Patung Hermes, dari Jembatan Harmoni ke MSJ
Menurut dia, kain yang dipasang di tubuh patung itu dilakukan oleh orang iseng.
Dia menambahkan, tak lama setelah itu, kain tersebut sudah tidak ada lagi di tubuh patung hermes.
Yusuf tak mengerti mengapa patung yang sudah lama berdiri di sisi kanan jembatan Harmoni iti ditutup kain.
"Nggak ngerti saya, lagian patungnya juga kecil, orang paling lewat juga nggak begitu perhatiin ada patung, kecuali orang yang jalan kaki," ujarnya.
Patung hermes di jembatan harmoni, Jakarta Pusat, merupakan replika patung hermes yang ada di Museum Sejarah Jakarta, di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat.
Patung Hermes di Museum Sejarah Jakarta itu terbuat dari perunggu dan tembaga yang dibuat pada abad ke-18 oleh orang Eropa.
• Patung Hermes, Sang Pengawal Pintu Belakang Museum
Berdasarkan mitologi Yunani, patung dewa Hermes berukuran tinggi sekitar dua meter ini melambangkan kesuksesan dalam kehidupan.
Hermes adalah nama anak Dewa Zeus. Hermes digambarkan sebagai dewa yang dipuja para pedagang, pejalan kaki, dan atlet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/patung-hermes18.jpg)