Cabor Squash DKI
KONI DKI Minta Pembangunan Lapangan Squash Baru Usai Dibongkar Untuk MRT Jakarta
KONI DKI Minta Pembangunan Lapangan Squash Baru Usai Dibongkar Untuk MRT. Mari kita simak.
KONI DKI Jakarta meminta pembangunan lapangan squash yang baru usai fasilitas sebelumnya dibongkar untuk keperluan pembangunan MRT Jakarta.
Ya, atlet-atlet squash DKI Jakarta tadinya memiliki fasilitas yang cukup baik dengan adanya lapangan squash Lebak Bulus.
Tapi fasilitas disana kemudian dibongkar untuk pembangunan MRT Jakarta.
Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Gede Sarjana, mengapresiasi semangat Pengrov PSI DKI Jakarta yang baru.
Awal tahun ini Pengprov PSI DKI sudah menggelar Kejurda Squash pertama di tahun 2019.
Rencananya Kejurda squash akan digelar setiap 3 bulan sekali sebagai wadah atlet untuk berkompetisi dan mengasah bibit-bibit muda squash di Jakarta.
• Klaim 1 Juta Orang Hadir di Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK, Berapa Daya Tampung Sebenarnya?
• Luna Maya Berangkat ke Thailand Lalu Tulis Im coming baby, Akan Ketemu Siapa? Simak Selengkapnya
"Ya, itu sangat bagus untuk membuat atlet bersemangat. Ini sebuah metode yang bagus untuk memotivasi anak-anak," ujar Gede kepada Warta Kota disela Final Kejurda Squash DKI, Sabtu (6/4/2019).
"Karena anak-anak akan jenuh apabila hasil latihannya tak bisa diukur. Sebab untuk mengukurnya ya pakai event-event kejuaraan daerah seperti ini," ucap Gede.
Tapi Gede menegaskan bahwa semangat Pengprov PSI dan para atlet untuk berkembang tak akan berjalan apabila Pemprov DKI Jakarta tak memberi dukungan.
Dukungan paling penting dari Pemprov DKI yang kini dipimpin Gubernur Anies Baswedan adalah dengan membangun kembali lapangan squash.
"Sekarang kita hanya punya dua lapangan ini (GOR Squash Rawamangun)," ujar Gede.
"Dulu kita punya lapangan (Squash) lebak bulus, tapi dibongkar total. Sekarang penggantinya tak ada. Memang itu lahan milik DKI, tapi sebaiknya diberikan yang baru dong. Kan lahan DKI banyak. Animo Squash banyak loh," ujar Gede.
Menurut Gede, pelatih akan kesulitan menerapkan latihan Squash yang baik dan benar apabila DKI Jakarta hanya bergantung ke 2 lapangan squash di GOR Squash Rawamangun.
Gede juga mengingatkan bahwa keterbatasan lapangan juga bisa membuat atlet-atlet DKI yang berprestasi menjadi hengkang.
"Mereka bisa pindah ke daerah lain nanti karena di Jakarta fasilitas latihannya kurang baik," ujar Gede.
• Klaim 1 Juta Orang Hadir di Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK, Berapa Daya Tampung Sebenarnya?
• Luna Maya Berangkat ke Thailand Lalu Tulis Im coming baby, Akan Ketemu Siapa? Simak Selengkapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wakil-ketua-umum-koni-dki-gede-sarjana.jpg)