Selama Kuartal Pertama Harga Emas Naik, Bagaimana Prospek Harga Emas Kuartal Kedua?
Selama Kuartal Pertama Harga Emas Naik, Bagaimana Prospek Harga Emas Kuartal Kedua?
Selama kuartal pertama harga emas naik, bagaimana prospek harga emas kuartal kedua? Simak penjelasan analis.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Selama kuartal I/2019 harga emas cukup memikat untuk dijadikan investasi.
Kenaikan harga emas ini akibat ketidakpastian global dan sikap The Fed atau Bank Sentral AS yang menahan kenaikan suku bunga.
Akan tetapi, meredanya perang dagang antara Amerika Serikat dan China, harga emas pada kuartal II/2019 diperkirakan akan turun.
• Gmail Merayakan Ulang Tahun ke-15, Google Merilis Fitur Baru
Selama kuartal pertama, harga emas untuk kontrak pengiriman Juni 2019 dalam Commodity Exchange ditutup menguat sebesar 0.33 persen di harga 1.298,50 dolar AS per ons troi, Jumat (29/3/2019).
Menurut analis PT Rifan Financindo Berjangka, Puja Purbaya Sakti, ke depan The Fed berpotensi menurunkan suku bunga.
Kemunginan The Fed akan menurunkan suku bunga bila kondisi ekonomi negeri AS semakin terpuruk.
• Bisnis Perawatan dan Perbaikan Pesawat, GMF Yakin Bisa Kalahkan Singapura dan Malaysia
Prospek pemangkasan suku bunga akan berdampak positif pada harga emas.
Data terbaru dari Dewan Emas Dunia (WGC) merilis beberapa Bank Sentral dunia masih memborong emas.
Di antaranya Bank Sentral China dan Rusia yang terus menambah cadangan emas sejak 2016.
• Bisnis Kredit Multiguna Bakal Terus Meningkat Hingga Penghujung Tahun 2019
Rusia merupakan negara paling agresif dalam mendiversifikasi cadangan devisanya dari dollar AS.
Lembaga itu juga merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa seperlima Bank Sentral di seluruh dunia berencana menambah cadangan emas di tahun ini.
Dalam survei itu juga disebutkan bahwa dua pertiga Bank Sentral masih memandang emas sebagai instrument safe-haven dan instrumen diversifikasi portofolio yang paling efektif.
"Selain itu, masih berlarutnya kondisi perang dagang antara Amerika Serikat (AS)-China menyebabkan para investor mulai meninggalkan aset berisiko dan lebih memilih emas sebagai safe-haven," kata Sakti kepada Kontan, Selasa (2/4/2019).
• Sebelum Membeli Rumah Bersubsidi, Simak Kelebihan dan Kekurangan Rumah Bersubdisi
Memasuki kuartal kedua, harga emas akan sedikit turun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/emas-atau-logam-mulia.jpg)