Jumat, 17 April 2026

Artis

Ayahnya Meninggal Dunia, Uut Permata Sari Merasa Pincang

Uut Permatasari membeberkan sebelum meninggal dunia, ia sempat berkomunikasi dengan ayahnya sehari sebelum tragedi kecelakaan maut itu.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Nur Ichsan
20180706 Uut Permatasari 

Pedangdut Uut Permatasari sedang berduka, dikarenakan ayahandanya yang bernama Edi Herwanto meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas.

Uut Permatasari membeberkan sebelum meninggal dunia, ia sempat berkomunikasi dengan ayahnya sehari sebelum tragedi kecelakaan maut itu.

"Jadi gini saya sudah telepon-teleponan kan sama ayah saya. Malam harinya saya bilang, 'Pi nanti saya mau ke Surabaya, Jawa Timur. Nanti jemput saya'. Kemudian, papi saya tuh sudah meng-iyakan," kata Uut Permatasari saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (31/3/2019).

Setelah itu, Uut mengatakan kalau dirinya malah mendapatkan pesan terakhir dari ayahandanya saat masih berbincang-bincang di sambungan telepon, Jumat malam.

Uut Permatasari Masih Tidak Menyangka Ayahnya Sudah Meninggal

"Terus akhirnya beliau bilang sama saya kan lewat telepon, 'nak, nanti kalau papi enggak ada, pokoknya kamu harus jaga adek kamu'. Nah, beliau udah pesen gitu. Terus papi juga bilang, 'yang sabar, jangan lupakan solat, puasa, dan semuanya' beliau mengajarkan begitu ke saya," ucapnya.

Pesan tersebut diakui Uut tidak hanya disampaikan Edi kepadanya saat telepon terakhirnya itu. Tetapi, sudah diucapkan Edi berulang kali setiap berkomunikasi.

VIDEO: Vhanya Kiara Duo Semangka Cerita Pernah Hampir Diperkosa dengan Modus Minuman

"Saya terus jalani perintahnya beliau. Adik saya bilang ke saya, katanya setelah papi teleponan sama saya, papi bilang ke adik saya, 'Nak titip mbak-mu ya. Nak, kalau papi enggak ada, jangan orang lain yang azanin, kamu aja, anak papi yang laki yang azanin' gitu," jelasnya.

"Usai ngomong itu, kami nilai ngomongnya belum ada firasat (meninggal). Karena beliau sehat papi saya nggak sakit," tambahnya.

KRONOLOGI KECELAKAAN

Firasat mulai terjadi yang datang dari adik lelaki Uut. Uut menjelaskan bahwa keluarga tahu, setelah burung punya adik nya bersama sangkarnya jatuh, selanjutnya kabar ayahanda meninggal pun datang.

"Terus saya dikabarin, papi kecelakaan. Saya pikir masih selamet. Ternyata mau menyampaikan 'papa sudah tidak ada' itu saya masih takut. Saya tuh bingungnya tuh papi enggak pernah sakit, tiba-tiba ditabrak motor kenceng banget yang bawa anak muda," ucapnya.

Uut menjelaskan kalau pagi hari, Edi selalu solat subuh di mushola disamping rumahnya. Setelah itu, ayahnya mengambil motor dan kemudian pergi keluar untuk mengambil sesuatu.

VIDEO: Akhir Pekan Penumpang Moda Raya Terpadu MRT Tetap Membeludak

"Abis itu papi ditabrak sekitar pukul 06.30 WIB, langsung papiku meninggal karena habis darahnya, karena ditabrak dari lawan arah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Uut menegaskan saat mengetahui ayahandanya meninggal, ia merasa pincang dikarenakan sosok Edi adalah menjadi bagian hidup dari perjalanan kehidupannya selama ini.

"Saya jadi kaya orang pincang sebelah gitu. Soalnya saya kalo curhat sama papi saya," ujar Uut Permatasari.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved