Kota Tangerang

Modus Dagang Kopi Keliling, PSK di Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang Membandel

"Kami sudah sering tertibkan tempat yang dijadikan prostitusi itu. Tapi mereka tetap saja membandel," ujar Hadi

Modus Dagang Kopi Keliling, PSK di Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang Membandel
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Aparat Satpol PP menciduk sejumlah PSK dan lelaki hidung belang, di sekitarn Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, saat sedang bertransaksi, Minggu (24/3/2019). 

- Lurah Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Hadi Ismanto geram. Pasalnya kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi dijadikan sarang prostitusi.

Ia menyatakan pihaknya terus melakukan penertiban di lokasi tersebut. Namun sayangnya praktik esek - esek masih saja menjamur.

"Kami sudah sering tertibkan tempat yang dijadikan prostitusi itu. Tapi mereka tetap saja membandel," ujar Hadi kepada Warta Kota, Selasa (26/3/2019).

Menurutnya, ada sejumlah oknum yang memanfaatkan situasi ini. Dengan membuat bangunan semi permanen yang dijadikan kamar untuk kencan bagi para pekerja seks komersial (PSK) dengan pelanggannya.

VIDEO: Madrasah Aliyah di Tangsel Pasang Menara Internet Sendiri Cegah Masalah saat UNBK

"Ada oknum yang sengaja memang membuat gubuk untuk kamar. Gubuk - gubuk itu sudah sering kami hancurkan, tapi didirikan lagi," ucapnya.

Hadi menyebut jajarannya akan melakukan operasi rutin guna membasmi praktik prostitusi di Pasar Induk Tanah Tinggi.

"Saya enggak peduli itu siapa yang backing, pokoknya terus - terusan saya tertibkan sampai habis," kata Hadi.

Sandi (28) satu dari warga Tanah Tinggi, Kota Tangerang pun mengaku resah dengan permasalahan ini.

Orangtua Idolakan Capres Cawapres 02, Bayi Kembar di Bandung Dinamakan Prabowo dan Sandiaga

Dirinya berharap agar pemerintah setempat dapat bekerja dengan baik guna membersihkan praktik prostitusi yang sudah mewabah di Pasar Induk Tanah Tinggi.

"Itu sudah terang - terangan ngelakuinnya, harusnya juga pemerintah cepat tanggap dan segera ngambil langkah - langkah lebih tegas," ungkap Sandi.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved