Inspirasi
Membuka Usaha Warung Makan Bermitra dengan Warjak, Tidak Perlu Memasak Setiap Pagi
Membuka usaha warung makan bermitra dengan Warjak, tidak perlu memasak setiap pagi termasuk belanja kebutuhan warung.
"Calon mitra boleh icip menu dulu," kata Martin baru-baru ini.
• Investasi Saham atau Reksadana, Ada Saran dari Pakar untuk Wanita Ingin Berinvestasi
Waktu pertama kali menawarkan kemitraan Warjak, Martin dan Hendra hanya menarik biaya investasi sebesar Rp 5,5 juta.
Lantaran biaya investasi yang murah, banyak yang mendaftar jadi mitra Warjak, hingga 60 orang di bulan pertama membuka pendaftaran.
Namun, masalah justru muncul. Karena modal awalnya murah, banyak yang cuma coba-coba melakoni usaha Warjak, tidak serius.
Alhasil, banyak pula mitra yang warungnya hanya buka satu bulan bahkan beberapa hari saja.
Akibatnya Martin dan Hendra menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Sebab, mereka langsung berinvestasi dapur yang bisa memenuhi order dari 60 mitra.
Termasuk, membeli stok bahan pangan.
• Melirik Sukuk Ritel Terbaru sebagai Sarana Investasi Alternatif
Akan tetapi, baru jalan beberapa pekan, hampir 70 persen mitra tak lagi beli makanan dari pusat, lantaran gerainya pada tutup.
Itu sebabnya, Martin dan Hendra menaikan biaya kemitraan jadi Rp 10,5 juta mulai awal 2018.
Dengan investasi lebih mahal, keduanya berharap, mitra tidak menjadikan Warjak sebagai bisnis coba-coba lagi, melainkan usaha serius.
Biar usaha mitra yang gulung tikar tidak terulang lagi, Martin dan Hendra memberi pendampingan.
Mereka wanti-wanti betul kepada para mitra untuk menjaga kebersihan warung dan etalase makanan.
Kalau penjualan mitra masih sepi, tim Warjak akan membantu mencari penyebabnya sekaligus jalan keluar yang tepat.
• Tiga Ide Bisnis Kemitraan Memakai Bahan Dasar Daging Ayam
Dengan begitu, penjualan warung mitra bisa bagus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/warungnya-jakarta.jpg)