Sabtu, 25 April 2026

Menaker Janji Kucurkan Rp 1 Miliar Bangun BLK di Bekasi

Menaker Janji Kucurkan Rp 1 Miliar Bangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Ini berbeda dengan BBPLK.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Saat penyerahan Surat Keputusan Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 kepada enam SMK yang ada di Kota Bekasi oleh Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri. 

Menaker Janji Kucurkan Rp 1 Miliar Bangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.  Ini berbeda dengan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK).

MENTERI Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri berjanji akan mengucurkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk membantu membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Hal ini sejalan dengan keinginan Pemerintah Kota Bekasi yang berencana akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di sana seluas dua hektar.

"Pemerintah pusat tentu membantu pembangunannya dan nilai tahun ini kita anggarkan sekitar Rp 1 triliun untuk 1.000 BLK di Indonesia. Jadi, untuk satu BLK sekitar Rp 1 miliar," kata Hanif di SMK Karya Guna 1 Bekasi, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (21/3/2019).

Hanif Dhakiri mengatakan, fasilitas yang akan dibangun di Balai Latihan Kerja (BLK) dinamakan BLK Komunitas atau Mini.

Viral, Polisi Kepincut Istri Pengusaha Tembakau Tjiong Boen Siong Hingga Nekat Mengakhiri Nyawa

Ternyata Bule Ganteng Pilih Nikahi Luna Maya daripada Syahrini, Ini Alasannya

Via Vallen Dapat Penghargaan Musik Internasional di Rusia, Dangdut Koplo Diakui Dunia

Disebut Mini karena hanya memiliki satu kejuruan dalam mengasah keterampilan dan kompetensi masyarakat.

Sistem pengelolaannya juga dilimpahkan kepada pihak yang mengajukan pendirian BLK.

Contohnya pondok pesantren, komunitas masyarakat bahkan pemerintah daerah itu sendiri.

Berbeda dengan balai pelatihan yang dimiliki kementerian, yakni Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Di sana ada empat kejuruan yang bisa diikuti masyarakat yakni elektronika, teknologi informasi komunikasi (TIK), ilmu refrigrasi dan perhotelan.

Hanif menambahkan, sebetulnya pada 2017 lalu pemerintah pusat sudah membangun BLK komunitas sebanyak 50 unit dan 2018 naik menjadi 70 unit.

Kemudian Presiden Joko Widodo menginginkan agar pembangunan BLK ditambah hingga 1.000 unit di seluruh Indonesia.

"BLK dibangun untuk mengasah keterampilan dan kompetensi para calon tenaga kerja baru, sehingga mereka bisa bersaing dengan kemampuannya masing-masing dan mandiri," ungkapnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pemerintah daerah telah meneken nota kesepahaman (MoU) dalam mensertifikasi kompetensi 3.500 warganya.

Namun hal itu dianggap Rahmat kurang karena angka pengangguran di Kota Bekasi berkisar 150.000 penduduk.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved