Buka Ruang Donasi Lebih Luas via Digital, Lazismu Gandeng Go-Jek dan Go-Pay
GO-JEK dan Go-Pay berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
“Melalui kerjasama ini, kami ingin membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berdonasi secara digital."
GO-JEK dan Go-Pay berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital lewat pemanfaatan teknologi.
Dalam kerjasama ini, Go-Jek dan Go-Pay akan memfasilitasi penerimaan zakat, infaq, dan sedekah (SIZ) secara digital.
Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita mengatakan, Indonesia menempati peringakt pertama sebagai negara dengan penduduk paling dermawan menurut survei Charities Aid Foundation 2018.
Tiga faktor yang menjadi penilai utama adalah kesediaan mendonasikan uang, kesediaan membantu orang yang tak dikenal serta kesediaan menjadi relawan dalam berbagai kegiatan sosial.
• Go-Jek Kembangkan Fitur Keamanan
• Go-Pay Gandeng Filantropi Indonesia Kembangkan Donasi Digital
“Survei ini menjadi salah satu pendorong bagi kami untuk memberi kemudahan bagi masyarakat untuk berdonasi. Saat ini kami telah bekerjasama dengan 182 yayasan dan rumah ibadah untuk penggalangan donasi secara digital ini,” kata Nila kepada para wartawan di Hongkong Café, Gondangdia, Selasa (19/3/2019).
Nila melanjutkan, Gojek merasa bangga dan terhormat bisa bekerjasama dengan Lazismu yang memiliki jangkauan 500 cabang di Indonesia dari Aceh hingga Papua.
“Kami senang bekerjasama dengan Lazismu karena kami melihat kesamaan misi dalam menciptakan dampak sosial untuk Indonesia. Lazismu memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat serta sistem distribusi dan transparansi yang tidak perlu diragukan,” tambah Nila.
Tingkatkan efisiensi
Direktur Utama Lazismu Hilman Latief mengatakan Lazismu selalu mencari cara baru untuk meningkatkan efisiensi termasuk mempermudah masyarakat berdonasi, seperti memperkenalkan metode zakat, infaq dan sedekah non tunai yang bekerjasama dengan Go-Pay.
“Melalui kerjasama ini, kami ingin membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berdonasi secara digital," tuturnya.
"Kami melihat dengan digitalisasi ekosistem Lazismu, tidak hanya mempermudah masyarakat untuk membayar zakat, infaq dan sedekah secara non tunai, tetapi juga meningkatkan transparansi kami sebagai lembaga zakat nasional. Dengan digitalisasi ekosistem Lazismu ini, kami berharap Lazismu semakin berkembang dan bisa memberikan dampak positif yang lebih luas,” tambah Hilman.
Dana yang terkumpul dari donasi melalui Go-Pay ini akan dimanfaatkan untuk program-program pendistribusian dan pendayagunaan Lazismu di berbagai bidang seperti sosial, pendidikan, kesehatan dan kemanusiaan.
“Kami terus mendorong inovasi kemudahan zakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology. Lazismu juga mengembangkan berbagai model pembayaran digital sehingga layanan zakat dapat semakin mudah dijangkau,” papar Hilman.
Dalam kerjasama ini, Gojek dan Go-Pay juga akan membantu Lazismu dalam melakukan digitalisasi ekosistemnya yang terkait institusi pendidikan, koperasi dan unit-unit usaha lainnya.
Metode scan QR dari Go-Pay
Sementara itu, Galuh Chandra Kirana SVP Marketing Go-Pay mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan metode scan QR dari Go-Pay untuk berzakat, infaq dan sedekah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/go-jek-go-pay-dan-lazismu_02.jpg)