Warga Binaan Lapas
Puluhan Warga Binaan Lapas Cipinang Dilatih Keterampilan Jelang Pembebasan
Puluhan Warga Binaan Lapas Cipinang Dilatih Keterampilan Jelang Pembebasan
Penulis: Rangga Baskoro |
Puluhan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang mengikuti pelatihan kerja Mobile Training Unit di Lapas Cipinang, Senin (18/3).
Pelatihan tersebut dilakukan atas kerjasama antara Lapas Cipinang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta, serta Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pelatihan itu digelar agar para warga binaan yang sebentar lagi selesai menjalani masa tahanannya bisa bertahan hidup jika dibekali keterampilan.
"Warga binaan dapat meningkatkan keterampilannya, dapat meningkatkan ilmunya. Pada saat beliau-beliau keluar dari Lapas Cipinang di mana keterampilan ini bisa dimanfaatkan untuk mencari kerja," kata Andri di lokasi.
Terdapat 5 jenis pelatihan Mobile Training Unit yang disediakan untuk para warga binaan, seperti operator komputer, teknisi sepeda motor, teknisi pendingin, tata boga, dan tata busana.
Andri mengatakan, peserta pelatihan itu akan mendapat sertifikat dan dapat mengikuti pelatihan lebih lanjut setelah bebas dari lapas nanti.
Adapun pelatihan mobile training itu diikuti oleh 70 warga binaan dan berlangsung selama 30 hari kerja sejak Senin (11/3/2019) lalu.
"Dia bisa mengikuti pelatihan di PPKD-PPKD kelas reguler cukup nembawa sertifikasi bisa mengikuti pelatihan," kata Andri.
Adi Sundana seorang warga binaan mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka berharap, mereka dapat memperoleh keterampilan bekal bekerja setelah bebas dari tahanan.
"Saya sih rencananya pengen usaha rumah makan, sebelumnya juga sudah hobi memasak," kata Adi.
Adi menuturkan, dahulu dirinya memang kerap memasak untuk membantu orangtuanya yang berjualan kue.
Ia melanjutkan, dirinya pun memperoleh keterampilan baru dalam memasak.
"Kita jadi sedikit-sedikit mengetahui cara memasak yang baik itu gimana, kalau dulu kan saya mungkin asal saja memasaknya," ujar dia.
Sementara itu, seorang warga binaan lain bernama Agus (64) mengaku tak berminat membuka usaha bila sudah bebas dari Lapas Cipinang nanti.
Namun, ia tetap tekun mengikuti pelatihan servis alat pendingin supaya bisa mengajarkan anak-anaknya dan menambah ilmu bagi pria yang punya latar belakang sebagai desainer interior itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pelatihan-lapas.jpg)