Dua Rumah di Pinggir Sungai Ciliwung Bidaracina Longsor

Dua Rumah di Pinggir Sungai Ciliwung Bidaracina Longsor. Bagian belakang amblas akibat longsor. Suara longsor yang begitu keras mengagetkan warga.

Dua Rumah di Pinggir Sungai Ciliwung Bidaracina Longsor
Warta Kota/Rangga Baskoro
Dua rumah yang terletak di RT 10/06, Kelurahan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur longsor pada Minggu (17/3/2019), sekitar pukul 01.15 WIB. Rumah yang dibangun di pinggiran Sungai Ciliwung ini, bagian belakangnya amblas akibat longsor tersebut. 

Dua Rumah di Pinggir Sungai Ciliwung Bidaracina Longsor. Bagian belakang amblas akibat longsor. Suara longsor yang begitu keras mengagetkan warga.

DUA rumah yang terletak di RT 10/06, Kelurahan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur longsor pada Minggu (17/3/2019) sekira pukul 01.15 WIB.

Rumah yang dibangun di pinggiran Sungai Ciliwung ini, bagian belakangnya amblas akibat longsor tersebut.

Noce (40), warga RW 06 yang rumahnya terletak depan lokasi longsor mengatakan, saat kejadian tiga penghuni kos dan empat anggota keluarga berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Suara longsor yang begitu keras mengagetkan mereka sehingga para warga yang saat itu tertidur lelap langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

BREAKING NEWS: Ibunda Ustaz Abdul Somad Meninggal Dunia, Dimakamkan di Kisaran Sumatera Utara

Ibunda UAS Meninggal Dunia, Inilah Ucapan Duka Cita dari Aa Gym dan Arie Untung

SBY Beberkan Ada Orang yang Sangat Ambisius Jadi Presiden Akhirnya Tersandung Kasus Hukum

"Pas kejadian bunyi puing yang jatuh kencang, sampai kedengaran ke rumah saya. Bagian kosan yang longsor itu gudang, kalau yang rumah kena bagian dapur," kata Noce di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (18/3/2019).

Noce menuturkan, tak ada korban jiwa atau luka dalam musibah tersebut.

Namun, dia tak mengetahui pasti berapa kerugian materil dua pihak yang terdampak longsor.

Longsor yang terjadi di wilayah RW 06 sendiri bukan pertama kali terjadi, tahun lalu satu permukiman warga yang berada di bantaran Kali Ciliwung juga ikut terdampak.

"Yang nge-kos udah pindah, tapi saya enggak tahu pindah ke mana. Karena yang rusaknya parah ya rumah yang jadi kosan ini. Kalau yang rumah penghuninya enggak pindah, mereka cuman kena sedikit bagian dapur," ujarnya.

Ketua Lembaga Masyarakat Kota (LMK) Kelurahan Bidaracina, Bambang Basuki mengatakan belum mengetahui secara pasti bagaimana penanganan puing rumah yang jatuh ke aliran Kali Ciliwung.

Menurutnya, perangkat Kelurahan Bidaracina masih menunggu bagaimana penanganan yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam penanganan.

BREAKING NEWS: Persatuan Dokter Gigi Indonesia Ancam Keluar dari BPJS Kesehatan

"Untuk masalah puing belum tahu, kita masih menunggu pihak terkait. Kemarin pak Wali Kota sudah datang meninjau, tim biru juga datang. Tapi soal masalah puing belum ada tahu bagaimana pastinya," tutur Bambang. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved