Selasa, 26 Mei 2026

Turap Ambrol Cuma Ditahan Bambu, Warga Khawatir Terjadi Longsor Susulan

Turap Ambrol Cuma Ditahan Bambu, Warga Khawatir Terjadi Longsor Susulan. Pasalnya, hujan masih kerap mengguyur permukiman mereka.

Tayang:
Warta Kota/Gopis Simatupang
Pengembang kompleks Azzura Park hanya menahan bekas longsor di Pondok Tirta Mandala, Sukamaju, Cilodong, dengan beberapa bambu yang ditancapkan sepanjang kira-kira 50 meter, Senin (4/3/2019). 

Turap Ambrol Cuma Ditahan Bambu, Warga Khawatir Terjadi Longsor Susulan. Pasalnya, hujan masih kerap mengguyur permukiman mereka. Warga berharap dipasang beronjong.

WARGA RW 18 di perumahan Pondok Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, khawatir bakal terjadi longsor susulan di lokasi turap Kali Cijantung yang ambrol, Rabu (20/2/2019) lalu.

Saat Warta Kota menyambangi lokasi turap yang ambrol, Senin (4/3/2019), pengembang kompleks Azzura Park, sebagai pihak yang membangun turap itu, hanya menahan bekas longsor dengan beberapa bambu yang ditancapkan sepanjang kira-kira 50 meter.

Hal itu membuat sejumlah warga RW 18 khawatir akan terjadi longsor susulan.

Pasalnya, hujan masih kerap mengguyur permukiman mereka.

Sudin Perindustrian dan Energi Jakpus Tergetkan 3.760 Bibit Pengembangan Wirausaha Terpadu

Dinas Kesehatan DKI Petakan 84 RW Rawan Kasus DBD, Jakarta Barat Paling Banyak

Andi Arief Ditangkap, Polisi Bongkar Kloset Dibantu Petugas Hotel untuk Temukan Barang Bukti Narkoba

Bambu yang digunakan sebagai penahan dinilai tidak akan kuat menahan tebing turap setinggi kira-kira lima meter itu.

"Kita berharap dipasang beronjong (penahan turap sementara). Kalau cuma bambu enggak akan kuat," ujar Mulyono (47), salah satu warga setempat.

"Apalagi hampir tiap hari hujan deras. Kalau cuma dikasih bambu pasti akan longsor lagi. Ini aja bambunya udah pada miring-miring karen ketekan sama tanah," bilang Mulyono.

Suhendra (52), warga lainnya, mengatakan, pengembang sudah berjanji akan segera membangun ulang turap yang jebol dengan konstruksi yang lebih kuat.

Namun, hampir dua pekan setelah kejadian, belum ada tanda-tanda turap akan kelar dibangun.

"Waktu itu sempat bilang katanya dua minggu selesai (dibangun). Tapi ini udah mau dua minggu cuma dikasih bambu begini. Kita mohon perhatian pengembang supaya cepat dibangun, karena kalau longsor lagi, kita juga yang jadi korban," harapnya.

Sementara itu, Lurah Sukamaju, Nurhadi, mengatakan bahwa saat ini masih dalam proses pembangunan turap baru.

"Iya, memang katanya sih mau dibangun ulang. Mau enggak mau harus dibangun ulang," kata Nurhadi kepada Warta Kota.

Nurhadi mengaku belum menerima penjelasan dari pengembang Azzura Park terkait kemungkinan kesalahan konstruksi dalam membangun turap.

Dia hanya berharap turap yang akan dibangun lebih kuat dibandingkan sebelumnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved