Ajakan Tinggalkan Gadget untuk Kembali Membudayakan Permainan Tradisional
Mainan anak-anak sudah mulai banyak di gedget yang tentunya membuat generasi dini Indonesia, terhambat untuk beraktivitas.
Penulis: Arie Puji Waluyo |
Berkembangnya informasi dan teknologi membuat anak-anak cenderung melupakan permainan tradisional, yang dahulu sangat digemari.
Mainan anak-anak sudah mulai banyak di gadget yang tentunya membuat generasi dini Indonesia, terhambat untuk beraktivitas karena asyik bermain gadget.
Padahal, permainan tradisional Indonesia punya banyak fungsi untuk dimainkan anak-anak.
Salah satunya adalah bagaimana anak-anak bisa bermain sekaligus olahraga.
Sebab, jika memainkan permainan tradisional, tubuh anak-anak juga ikut bergerak. Sehingga, mereka pun tidak hanya memainkan jari jemarinya saja, melainkan tubuhnya bisa aktif bergerak sekaligus berolahraga.
Hal itu lah yang membuat PT Air Mancur Grup tergerak hati untuk kembali mempopulerkan permainan tradisional, yang saat ini sudah ditinggalkan oleh anak-anak di Indonesia.
PT Air Mancur merubah halaman Musium Anjungan Keprajuritan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (2/3/2019) menjadi sebuah lahan permainan tradisional, lewat acaranya yang bertajuk 'Fit Olympic Madurasa'.
Ada sekitar lebih dari tiga permainan tradisional yakni Gobak Sodor, Bola Gebok, Balap Karung Estafet, Engklek (Taplak Gunung), dan lain-lain yang disediakan oleh penyelenggara, untuk dimainkan oleh sekitar ratusan anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang datang ke acara tersebut.
Ratusan anak-anak SD itu terlihat senang bermain permainan tradisional yang sudah disediakan. Teriakan, keceriaan, keriangan dan aktif menggerakan tubuhnya, membuat mereka lupa akan adanya gadget yang saat ini sudah dekat dengan mereka.
Mereka pun terlihat sangat menikmati permainan tradisional yang disediakan. Kejahilan, jatuh bangun, dan keringat yang mengucur dari tubuh anak-anak itu, membuat mereka larut dalam keasikan permainan yang seharusnya dimainkan oleh usia mereka.
Hanoko Setiawan, selaku Direktur Sales Marketing Air Mancur Grup menjelaskan kalau alasan pihaknya menyelenggarakan acara tersebut, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap anak-anak.
"Acara ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap anak-anak zaman sekarang. Zaman sekarang kan modernisasi anak-anak mengenal gadget yang ada sisi baik dan negatifnya," kata Hanoko Setiawan yang ditemui disela-sela acara.
"Kalau main gadget terlalu sering mata rusak dan aktivitasnya meninggalkan rumah. Nah, acara ini membuat mereka daya tahan tubuh semakin bertambah," tambahnya.
Hanoko mengungkapkan kalau pihaknya mengajak ratusan anak-anak SD dari 10-15 sekolahan yang ada di wilayah Jakarta Timur, untuk membuat mereka semua lebih sehat lewat permainan tradisional.
Hanoko mengatakan kalau pihaknya mencoba kembali mempopulerkan permainan tradisional, guna membuat anak-anak zaman sekarang bisa lebih aktif dalam bermain dan membuat tubuhnya kembali fit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/hanokoba.jpg)