Pilpres 2019

Buya Syafii Maarif: Banyak Politikus Rabun Ayam, Masa Tuhan Diajak Pemilu?

Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif turut berkomentar soal puisi Neno Warisman pada acara Munajat 212, yang disebut-sebut berbau politis.

Buya Syafii Maarif: Banyak Politikus Rabun Ayam, Masa Tuhan Diajak Pemilu?
Kompas.com/Ika Fitriana
MANTAN Ketua PP Muhammadiyah, Ahmad Buya Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii, menjadi pembicara dalam kegiatan sarasehan kebangsaan di Gereja St Ignatius, Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu (25/4/2018). 

Dengan dasar keprihatinan itu, Buya mengatakan dirinya bersama Aliansi Anak Bangsa Indonesia (AABI) akan menyelenggarakan acara 'Doa dan Ikrar Anak Bangsa untuk Indonesia' pada 24 Maret 2019.

Buya berharap semua masyarakat dari berbagai etnis, suku, agama, dan RAS yang masih peduli dengan keutuhan bangsa dan negara, bisa hadir dalam acara yang digelar di Lapangan Silang Monas Selatan itu.

Lika-liku Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu Menuju Kursi DKI 2, Siapa Bakal Dampingi Anies Baswedan?

Ia mengatakan, acara itu bertujuan untuk mengurangi ketegangan yang terjadi di tengah masyarakat akibat pertarungan politik.

“Kami yakin masih banyak warga bangsa yang peduli pada keutuhan bangsa tanpa memedulikan apa yang tersebar di jagad media sosial. Inilah sarana bagi kita untuk tetap waras di tengah pertarungan politik yang tidak sehat ini,” bebernya.

Pihak AABI menargetkan acara yang digelar dari pukul 07.30 WIB hingga 11.00 itu, akan dihadiri sekitar 500 ribu orang.

Komentari Puisi Neno Warisan, Luhut Panjaitan: Tidak Benar Berdoa Mengancam Tuhan

Berikut ini isi lengkap puisi Neno Warisman yang viral tersebut.

Allahu Akbar

Puisi munajat kuhantarkan padamu wahai berjuta-juta hati yang ada di sini
Engkau semua bersaudara dan kita bersaudara tersambung, terekat, tergabung bagai kalung lentera di semesta
Sorot-sorot mata kalian bersinar, wahai saudara
Mencabik-cabik keraguan
Meluluhlantakkan kesombongan

Karena mata-mata kalian nan jernih mengabarkan pesan kemenangan yang dirindukan, Insyaallah, pasti datang
Allahu Akbar
Kemenangan kalbu yang bersih
Kemenangan akal sehat yang jernih

Kemenangan gerakan-gerakan yang berkiprah tanpa pamrih
Dari dada ini telah bulat tekad baja
Kita adalah penolong-penolong agama Allah

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved