Selasa, 12 Mei 2026

Kronologis Lengkap Ledakan Mal Taman Anggrek, dan Sejarah Berdirinya Mal Taman Anggrek

Kronologis Lengkap Ledakan Mal Taman Anggrek, Jumlah Korban, dan Sejarah Berdirinya Mal Taman Anggrek

Tayang:
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Mall Taman Anggrek setelah insiden ledakan, Rabu (20/2/2019). 

Kendati ledakan tersebut cukup menakutkan, dan pengunjung Mall Taman Anggrek sempat terkejut, ternyata ada beberapa pengunjung yang tak khawatir.

Beberapa pengunjung mal pun masih terlihat lalu lalang memasuki tenant-tenant yang berada di mal, meski dilakukan sterilisasi sekitar area food court yang ada di lantai empat.

Fani (26), salah satu pengunjung mal, mengaku tak khawatir meskipun ledakan tersebut membuat area food court ditutup. Ia pun tetap melanjutkan aktivitasnya untuk berbelanja di salah satu tenant mal.

Mall Taman Anggrek setelah insiden ledakan, Rabu (20/2/2019).
Mall Taman Anggrek setelah insiden ledakan, Rabu (20/2/2019). (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

"Enggak sih, enggak takut, karena tadi dapat info katanya gas, tapi belum tahu bener enggak, kalau saya pikir enggak perlu takut, buktinya saya masih belanja," kata Fani, Rabu (20/2/2019).

Hal serupa juga dikatakan Meli (20), juga pengunjung mal. Ia mengaku tidak khawatir berbelanja, pasca-ledakan di Mall Taman Anggrek.

"Biasa aja sih mas, malah saya baru tahu pas sampai sini, katanya tadi ada ledakan gas, makanya tadi kok banyak polisi, cuma kalau khawatir enggak sih, biasa aja," bebernya. 

Sejarah Mal Taman Anggrek

Ledakan ini juga pasti mengundang penasaran mengenai bagaimana sejarah mal taman anggrek. 

Siapakah yang membangun mal taman anggrek? dan pertanyaan lainnya. 

Dikutip dari infopromodiskon.com dan wikipedia.org, Mal Taman Anggrek dibuka pertama kali tahun 1996 di Jl. Letnan Jendral S.Parman, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Mal Taman Anggrek dibangun di atas lahan seluas 360.000 meter persegi.

Mal Taman Anggrek dimiliki dan dikelola oleh Mulia Group.

Saat dibuka pada tahun 1996 , Mall Taman Anggrek adalah pusat perbelanjaan yang terbesar di Asia Tenggara.

Mal ini didirikan oleh Salimin Prawiro Sumarto konglomerat asal Kebumen guna menjawab kebutuhan Kota Metropolitan Jakarta.

Penyewa besarnya sendiri adalah beberapa tenant terkenal seperti Metro Department Store, Matahari Department Store, Zara, Uniqlo, Anggrek XXI, Hero Supermarket, dan Fitness First.

Mall tersebut juga mempunyai façade LED terbesar di dunia.

Pusat perbelanjaan ini menawarkan konsep one-stop entertaiment yang ramah untuk semua anggota keluarga sehingga ketika anda berkunjung ke mall ini, anda dan keluarga akan mendapatkan kegembiraan dan pengalaman berbelanja sekaligus rekreasi.

Simak video pembangunan mal taman anggrek di video ini : 

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved