Senin, 8 Juni 2026

Ternyata Nasib Rusunawa Pasar Rumput dan Pasar Minggu Berbeda, Ini Penjelasannya

Presiden Joko Widodo melalui akun media sosialnya pamer soal hampir selesainya Rumah Susun Sewa Pasar Rumput Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan.

Tayang:
Penulis: Feryanto Hadi |
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Bangunan Rumah Susun Sewa (rusunawa) Pasar Rumput, Jakarta Selatan, pembangunannya sudah mulai tahap penyelesaian, Rabu (9/1/2019). 

PRESIDEN Joko Widodo melalui akun media sosialnya pamer soal hampir selesainya Rumah Susun Sewa Pasar Rumput Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan.

Namun, nasib berbeda terjadi pada rencana pembangunan rusunawa yang sama di Pasar Minggu yang dipastikan batal dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Padahal, disain pembangunan rusun sebelumnya sudah dibuat.

Bahkan, terkait rencana revitalisasi pasar dan pembangunan rusunawa, tempat penampungan sementara (TPS) pedagang pasar sudah terlanjur dibangun.

Kini, sudah lebih dari satu tahun TPS itu tak digunakan.

Manager Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya, M Fachri mengungkapkan, terkait batalnya pembangunan rusunawa oleh Kementerian PUPR, pihaknya masih mencari alternatif lain supaya revitalisasi dan pembangunan rusunawa Pasar Minggu bisa terwujud.

"Rencana pembangunan tetap. Kami membuka kerjasama dengan pihak lain untuk merealisasikan itu," ungkap Fachri dihubungi, Selasa (19/2/2019).

Fachri tak merinci alasan pembatalan kerjasama oleh Kementerian PUPR.

Yang pasti, pihaknya masih terus mengusahakan agar pembangunan rusunawa dan renovasi pasar tetap bisa dilaksanakan.

Sebelumnya, Pempov DKI Jakarta berencana bekerja sama dengan Kementerian PUPR dalam pembangunan Rusun Pasar Minggu di atas pasar Pasar Minggu.

Ada tiga tower rusun yang rencananya akan dibangun di Pasar Minggu.

Ketiga tower dengan jumlah 2.300 unit itu dibangun di atas empat lahan existing yang ada sekarang ini.

Yang pertama di lahan Terminal Pasar Minggu seluas 8.404 meter per segi dan yang kedua di lahan PD Pasar Jaya seluas 10.500 meter per segi.

Areal tower lainnya atau yang ketiga ada di lahan Robinson seluas 6.261 meter per segi dan yang terakkhir di lahan UPT Lokbin UMKM Pasar Minggu seluas 5.521 meter per segi.

Pamer

Presiden Joko Widodo alias Presiden Jokowi pamer atau menunjukkan foto Rumah Susun Sewa atau Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Jokowi menunjukkan foto pembangunan Rusunawa Pasar Rumput melalui akun instagram dan twitter miliknya.

Proyek Rusunawa Pasar Rumput itu, kata Jokowi, mengubah kawasan Pasar Rumput yang sebelumnya dikelilingi permukiman padat menjadi kawasan hunian, komersial, dan pasar.

Pembangunan kompleks Rusunawa Pasar Rumput dimulai tahun 2016. 

Kini, tiga tahun kemudian, telah terbangun 3 menara berlantai 25 yang terdiri atas 1.984 unit hunian dan 1.314 unit kios.

"Bagian bawah Rusunawa Pasar Rumput tetap jadi pasar seperti semula, sedangkan di bagian atas adalah tempat tinggal beserta prasarana pendidikan untuk anak-anak," ujar Jokowi melalui akun instagramnya.

Berdasarkan data Kementerian Pekejeraan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), proyek Rusunawa Pasar Rumput sudah mencapai 93 persen.

"Progres pembangunan #Rusunawa Pasar Rumput sudah mencapai 93%. Setelah pembangunan Rusunawa Pasar Rumput selesai, akan diserahterimakan kepada @DKIJakarta untuk dikelola lebih lanjut," tulis akun twitter Kementerian PUPR, Senin (18/2/2019).

Berdasarkan catatan Wartakotalive.com, Rusunawa Pasar Rumput terletak tak jauh dari Sungai Ciliwung atau Banjir Kanal Barat di Jalan Sultang Agung, Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Di kawasan ini dulu terdapat pasar tradisional yang dikelola PD Pasar Jaya dan sekitarnya terdapat permukiman padat.

Rusunawa Pasar Rumput Bagian Dari 728 Bangunan Rusun

Menurut Presiden Jokowi, Rusunawa Pasar Rumput hanyalah satu di antara 728 bangunan rumah susun yang telah dibangun pemerintah sepanjang tahun 2015-2018.

Total Rusun yang telah dibangun adalah 44.893 unit.

Tahun 2019 ini, ditargetkan pembangunan sejumlah 137 menara lagi, terdiri atas 6.873 unit hunian.

Pembangunan rumah-rumah susun tersebut jadi bagian dari Program Satu Juta Rumah untuk masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.

Rusunawa jadi solusi yang tepat mengatasi masalah perumahan karena semakin mahal dan terbatasnya lahan untuk lokasi pembangunan rumah tapak, terutama di kota besar.

Simak status lengkap Presiden Jokowi melalui akun instagram.

@jokowi: Ini wajah terbaru Rumah Susun Sewa Pasar Rumput di Jakarta Selatan, di seberang sungai Ciliwung.

Dulu, Pasar Rumput berupa pasar rakyat semata-mata, yang dikelilingi permukiman padat. Tahun 2016, Pasar Rumput dibangun dengan konsep baru: gabungan antara hunian, komersial, dan pasar. Berbentuk tiga menara yang menjulang 25 lantai, Rusunawa Pasar Rumput berisi hunian sebanyak 1.984 unit dan kios 1.314 unit.

Nantinya, bagian bawah Rusunawa Pasar Rumput tetap jadi pasar seperti semula, sedangkan di bagian atas adalah tempat tinggal beserta prasarana pendidikan untuk anak-anak.

Jika tak ada halangan, Rusunawa Pasar Rumput akan rampung tahun ini, dan diserahterimakan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dikelola lebih lanjut.

Rusunawa Pasar Rumput hanyalah satu di antara 728 bangunan rumah susun yang telah dibangun pemerintah sepanjang tahun 2015-2018, dengan total hunian 44.893 unit.

Tahun 2019 ini, ditargetkan pembangunan sejumlah 137 menara lagi, terdiri atas 6.873 unit hunian.

Pembangunan rumah-rumah susun tersebut jadi bagian dari Program Satu Juta Rumah untuk masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.

Rusunawa jadi solusi yang tepat mengatasi masalah perumahan karena semakin mahal dan terbatasnya lahan untuk lokasi pembangunan rumah tapak, terutama di kota besar.

Fahri Hamzah Ingatkan Jokowi Jangan Sampai Dibohongi Staf Lagi

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan Presiden Joko Widodo agar berhati-hati supaya tidak dibohongi stafnya lagi.

Fahri Hamzah khawatir Presiden Jokowi dibohongi staf lagi dalam hal data infrastruktur.

Fahri mengingatkan Jokowi melalui akun twitter.

Fahri Hamzah mengomentari twit Presiden Jokowi terkait proyek Rusunawa Pasar Rumput.

"Hati-hati Bapak, Bapak dibohongi staf," ujar Fahri Hamzah.

Menurut Fahri Hamah, saat debat Calon Presiden atau Capres antara Capres 01 Jokowi dan Capres 02 Prabowo Subianto kemarin malam, Jokowi banyak mengungkap data yang salah. 

Tetapi, lawan debat malam itu, yakni Prabowo Subianto, tidak galak.

"Semalam banyak salah... Untung pak @prabowo gak galak..." tulis Fahri Hamzah.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved