Hasil Studi Para Peneliti, Genggam Tangan Pasangan Bisa Mengurangi Rasa Sakit
Sebuah studi menemukan fakta sentuhan pasangan bisa menyampaikan empati dan mengurangi sensasi rasa sakit.
Ternyata, semakin dekat mereka melihat rasa sakit yang dialami pasangan, semakin tinggi empatinya.
• Kronologi Granat Meledak di Bogor, Dua Bocah Tewas
Ketika empati pria semakin tinggi, maka semakin besar kelegaan yang didapat perempuan saat menggenggam tangan pasangannya.
Goldstein mengatakan, fisiologi manusia dipengaruhi oleh empati.
Ia yakin sinkronisasi, sentuhan, empati dan pereda sakit sangat berhubungan.
"Kami menduga ada sinkronisasi antara mereka. Ketika rasa sakit perempuan meningkat, itu juga menjadi situasi penuh stres bagi pasangan prianya," katanya.
"Namun, ketika mereka saling menyentuh, rasa sakitnya hilang. Itulah sinkronisasi."
• Ahok dan Puput Liburan Bareng, Sudah Nikah? Ini 2 Foto Mesra yang Ramai di Media Sosial
Para peneliti menemukan ketika menyentuh pasangannya yang sedang kesakitan, pria paling empati dan tersinkronisasi akan memberikan efek meredakan rasa sakit yang paling besar melalui genggaman tangannya.
Menurut Goldstein, cara ini bisa menjadi alternatif obat penghilang rasa sakit.
"Beberapa obat penghilang rasa sakit memiliki masalah. Oleh sebab itu, penting untuk menemukan metode lain yang bisa meredakan rasa sakit," kata Goldstein.
Goldstein mengatakan,"Saya rasa, sentuhan bagus untuk menghubungkan seseorang. Ia memiliki dampak yang sangat kuat."
• Tol Trans Jawa, Waktu Tempuh Kedatangan Bus AKAP Lebih Cepat
National Geographic Indonesia/Gita Laras Widyaningrum
Berita ini sudah diunggah di National Geographic Indonesia dengan judul Penelitian: Genggaman Tangan Pasangan Bisa Mengurangi Rasa Sakit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151021-pasangan-setia-meninggal-berpegangan-tangan_20151021_110418.jpg)