Hari Valentine
15 Alasan Hari Valentine Ditandai Mawar Merah, Gambar Hati, dan Burung Merpati
Hari Valentine sudah menjadi tradisi di berbagai belahan negara di dunia, ditandai mawar merah, burung merpati, dan cokelat.
Memberi bunga mawar merah, cokelat, dan kartu berbentuk hati adalah kebiasaan umum pada Hari Valentine.
Tetapi mengapa banyak orang di dunia peduli dengan tradisi-tradisi ini dan mengikutinya?
Berikut 15 fakta yang harus Anda ketahui tentang Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.
1. Mengapa dirayakan setiap 14 Februari
Setiap 14 Februari adalah hari raya Santo Valentine, orang suci Katolik yang dieksekusi oleh Kaisar Romawi Claudius II pada 14 Februari sekitar abad ketiga Masehi.
Banyak legenda mengelilingi alasan hukuman mati tersebut.
Kisah yang paling populer mengatakan bahwa Santo Valentine adalah seorang imam yang menikahi pasangan muda setelah Claudius melarang pernikahan untuk pria muda.
Cerita lain mengisahkan, Santo Valentine membantu menyelamatkan umat Katolik yang dipenjara karena keyakinan agama mereka.
Sebelum Valentine diberlakukan, ada tradisi atau festival pagan Lupercalia.
• 12 Hadiah Ini Jangan Diberikan kepada Kekasih saat Hari Valentine
Setiap 13 dan 15 Februari, orang Roma mengorbankan seekor kambing dan seekor anjing, serta mencambuk wanita dengan kulit mereka.
Masyarakat pada zaman itu memercayai bahwa mencambuk perempuan itu untuk kesuburan dan mendapatkan keturunan.
Saat itu, wanita berbaris untuk ditampar memakai kulit hewan hingga kulitnya berdarah.
Kemudian, pada abad kelima, Paus Gelasius I melarang Lupercalia dan secara resmi mendeklarasikan Hari Valentine 14 Februari.
2. Mengapa disebut Valentine
Ada alasan mengapa Hari Kasih Sayang disebut sebagai Hari Valentine, nama pendeta Katolik yang dipenggal kepalanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/hati-hati.jpg)