Imlek 2570

Berburu Angpau Imlek, Puluhan Pengemis Padati Vihara Lalitavistara Cilincing

PULUHAN pengemis memadati Vihara Lalitavistara di Jalan Cilincing Lama I Nomor 5, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (5/2/2019) pagi.

Berburu Angpau Imlek, Puluhan Pengemis Padati Vihara Lalitavistara Cilincing
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
PULUHAN pengemis memadati Vihara Lalitavistara di Jalan Cilincing Lama I Nomor 5, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (5/2/2019) pagi. 

PULUHAN pengemis memadati Vihara Lalitavistara di Jalan Cilincing Lama I Nomor 5, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (5/2/2019) pagi.

Kedatangan mereka untuk mengharapkan angpai Imlek yang akan diberikan oleh jemaat vihara. Pantauan di lokasi, mereka sudah datang sejak pagi hari, di mana kebanyakan merupakan ibu-ibu dan anak-anak.

Mereka hanya duduk berkumpul sembari mengamati sekiranya ada jemaat yang menghampiri dan memberi angpau.

Kejar Bola, Bocah Berumur 14 Tahun Hanyut di Kali Ciliwung dan Belum Ditemukan

Seorang pengemis bernama Enok (51) mengaku sudah 10 tahun terakhir melakoni pekerjaannya tersebut. Warga Kalibaru itu mengaku rela berjalan kaki beberapa kilometer untuk sampai ke vihara dan memperoleh angpau.

“Saya udah dari jam 6 nunggu di sini. Biasanya sih orangnya penuh nungguin angpau. Ini aja agak sepian. Tapi saya mah jarang dapat. Ini paling nunggu sampe jam 10, kalau enggak dapat ya pulang,” kata Enok.

Dewi (32), pengemis lainnya, mengaku baru dua tahun terakhir menunggu angpau di depan Vihara Lalitavistara. Dewi mengaku rela naik angkot dari Semper Barat ke Vihara Lalitavistara demi angpau dari jemaat vihara tersebut.

Gubernur Banten Terpukau dengan Keberanian Warganya yang Berani Tarik-tarik Presiden Jokowi

Selama dua tahun itu pula warga Semper Barat tersebut selalu memperoleh angpau. Dewi mengaku selama dua tahun terakhir mengemis di depan vihara, dirinya pasti mendapatkan sedikitnya Rp 200 ribu.

“Biasanya sih ada aja yang ngasih. Ada yang ngasih malem, ada yang ngasih pagi. Dapet lah tiap tahun Rp 200 ribu, biasanya satu amplop gocap (Rp 50 ribu). Ya namanya orang susah ngarep aja,” ucap Dewi. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved