Superliga 2019

Tanpa Lee Chong Wei, Musica Bertekad Pertahankan Gelar Juara

Efendy mengakui Musica bukan murni klub bulu tangkis yang melakukan pembinaan atlet-atlet bulu tangkis meskipun telah merebut gelar juara.

Tanpa Lee Chong Wei, Musica Bertekad Pertahankan Gelar Juara
AFP/Kompas.com
Lee Chong Wei 

MENGHADAPI Superliga 2019, klub bulu tangkis Musica siap menghadapi 12 klub lainnya yang ingin merebut gelar juara.

Karena itu, Musica bertekad akan tetap mempertahankan gelar Superliga 2019 yang akan digelar di bandung, 18-24 Februaro 2019.

"Kami menjadi klub yang meramaikan kejuaraan beregu dua tahunan ini. Kami mencoba sebaik mungkin dalam pertandingan nanti karena persaingan setiap kejuaraan selalu ketat," kata Manajer Tim Musica Efendy Wijaya.

Efendy mengakui Musica bukan murni klub bulu tangkis yang melakukan pembinaan atlet-atlet bulu tangkis meskipun telah merebut gelar juara pada Superliga 2015 dan 2017.

"Kami selalu meramaikan kejuaraan itu dengan membawa atlet-atlet peringkat atas dunia seperti Lee Chong Wei, Lee Yong Dae, ataupun Chou Tien Chen," katanya.

Namun, atlet-atlet unggulan dunia seperti Lee Chong Wei ataupun Chou Tien Chen tidak dapat mengikuti kejuaraan beregu berhadiah total Rp4,25 miliar itu karena sakit dan cedera.

"Tapi, kami masih bisa mendatangkan Lee Yong Dae dan Kim Sa Rang dari Korea, Sai Praneeth dari India, serta Vladimir Ivanov dari Rusia," kata Efendy.

Persipura Jayapura Incar Pemain Asal Brasil untuk Musim 2019

Selain tiga pemain luar negeri itu, tim Musica juga akan menurunkan pemain-pemain unggulan Indonesia seperti dua pemain tunggal putra andalan pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Kemudian, Firman Abdul Kholik, Chico Aura Dwiwardoyo, Fajar Alfian, Hardianto, Ade Yusuf Santoso, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira.

Tim Musica juga akan dikawal para pelatih yang juga mantan pebulu tangkis unggulan Indonesia seperti Hariyanto Arbi, Hendry Saputra, Eddy Hartono, seta Tri Kusharjanto.

Dalam kejuaraan beregu yang menggunakan format pertandingan Piala Thomas-Uber itu, tim Musica akan memulai laga pada grup A dan akan menghadapi tiga tim lain yaitu Sports Affairs dari Malaysia, Astec dari Indonesia, serta Berkat Abadi dari Indonesia pada laga penyisihan.

Sementara, manajer tim Berkat Abadi Fran Kurniawan mengaku belum mampu menargetkan gelar juara dalam Djarum Superliga Badminton 2019 karena masih menimba pengalaman dari klub-klub besar lain.

"Kami juga mendatangkan pemain asing seperti Brice Leverdez dari Prancis pada tim putra dan Zheng Beiwen dari Amerika Serikat pada tim putri," kata Fran.

Meskipun tidak mematok target khusus pada 2019, Fran menyatakan optimismenya untuk merebut gelar juara pada Superliga 2021.

Editor: Dewi Pratiwi
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved