Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Awan Panas, BPPTKG Menilai Masih Tergolong Kecil
Guguran awan panas sebanyak tiga kali muncul dari Gunung Merapi pada Selasa (29/1/2019) malam.
Mengenai potensi terjadinya awan panas, BPPTKG menyatakan tidak bisa memperkirakan karena hal itu tergantung pada berbagai faktor.
"Namun, saat ini kami sudah memiliki parameter yang bisa menjadi acuan untuk identifikasi. Tadi malam memang tidak bisa langsung disimpulkan sebagai awan panas karena belum ada kejadian awan panas dengan kondisi magma seperti saat ini dan medan luncur seperti saat ini," katanya.
Awan panas yang baru saja terjadi tidak bisa dibandingkan atau disandingkan dengan awan panas yang muncul pada tahun-tahun sebelumnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tenang namun waspada dan memperhatikan arahan dari petugas berwenang terkait kondisi Gunung Merapi.
"Jarak aman pun masih ditetapkan tiga kilometer dari puncak. Pada jarak tersebut tidak diperbolehkan ada kegiatan apapun," katanya.
• Dari Dini Hari Hingga Pagi Tadi, Gunung Merapi Mengeluarkan 10 Kali Guguran Lava
• Terkait Aktivitas Gunung Merapi, Sri Sultan HB X: Kalau Takut Silakan Keluar dari Yogyakarta
• Guguran Lava Pijar di Gunung Merapi, Kepala BPPTKG Yogyakarta: Sudah Terjadi Sejak Agustus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180521-merapi_20180521_131231.jpg)