Breaking News:

Alamat di Boks Redaksi Tabloid Indonesia Barokah Fiktif

TABLOID Indonesia Barokah ramai diperbincangkan, setelah beredar di masjid sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kota Bekasi.

ISTIMEWA
Tabloid Indonesia Barokah 

TABLOID Indonesia Barokah ramai diperbincangkan, setelah beredar di masjid sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kota Bekasi.

Bahkan, pada tabloid itu alamat redaksi tertera di Jalan Haji Kerenkemi, Rawa Bacang, Jatirahayu, Pondok Melati.

Tabloid itu diduga berisi kampanye hitam yang memojokkan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Setelah ditelusuri, ternyata alamat Tabloid Indonesia Barokah fiktif.

Gerindra Berharap Pembebasan Abu Bakar Baasyir Tak Seperti Penggratisan Tol Suramadu

"Kita sudah melakukan penelusuran ke alamat yang tertera itu, ternyata fiktif. Kita juga sudah konfirmasi ke Ketua RT," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Bekasi Ali Mahyail, saat dikonfirmasi, Kamis (24/1/2019).

Ia menjelaskan, informasi awal diketahui setelah Panwascam Bekasi Selatan mendapatkan laporan dari pengurus Masjid di At-Taqwa dan Masjid An-Nur di Kayuringin, Bekasi Selatan, yang mendapat kiriman tabloid itu pada Jumat (11/1/2019), diantar Go-Jek.

"Jadi pengurus itu dapat kiriman tabloid melalui Go-Send, tapi masih di dalam amplop cokelat. Pengurus lapor dan tabloid itu langsung diserahkan Panawascam Bekasi Selatan," jelasnya.

Tabloid Indonesia Barokah
Tabloid Indonesia Barokah (ISTIMEWA)

Alamat yang tertera pada redaksi Tabloid Indonesia Barokah berkantor di Jalan Haji Kerenkemi, Rawa Bacang, Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Tetapi setelah ditelusuri dan dicocokkan dengan aplikasi Google Maps, ternyata ada kekeliruan penulisan nama jalan, seharusnya Jalan Haji Kirinkeman, bukan Jalan Haji Kerenkemi.

"Karena kebetulan tertulis di Kota Bekasi, kita telusuri, kita investigasi. Ternyata alamatnya fiktif, memang sesuai wilayahnya, tapi namanya jalannya salah. Nomor teleponnya juga enggak bisa dihubungi," ungkapnya.

Dua Anak Buah Jokowi Ini Beda Omongan Soal Sumber Uang untuk Beli 100 Ribu Botol Sabun Cuci Piring

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan dan telah melaporkan ke Bawaslu Provinsi Jawa Barat.

"Semua nama-nama yang ada di redaksi itu kita tanya RT, tapi engga kenal," jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved