Kamis, 9 April 2026

Coba Makan Satu Timun, Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda

Selain dagingnya renyah untuk lalapan, mentimun memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, Anda mungkin ingin mempertimbangkannya untuk diet harian

google
Timun 

TIMUN atau sering juga disebut mentimun adalah salah satu buah keajaiban alam.

Sejauh ini banyak pihak menganggap mentimun sebagai sayuran, karena faktanya tanaman hijau ini berkembang dari bunga dan mengandung biji tanaman.

Padahal mentimun sebenarnya tergolong buah, dari sudut pandang botani.

Ilmu botani menggolongkan bahwa semua bahan makanan yang berasal dari akar, batang, dan daun merupakan sayuran.

Sedangkan, buah adalah bahan makanan yang tumbuh dari benih buah.

Selain dagingnya renyah untuk lalapan, mentimun memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, dan Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk menambahkannya ke dalam diet harian Anda.

Berikut manfaat mentimun seperti dilansir dari foodprevent.com yang perlu Anda tahu;

1. Anda akan mendapatkan hidrasi tambahan
Ini adalah fakta yang diketahui bahwa tubuh Anda tidak dapat berfungsi tanpa air.

Air membersihkan tubuh Anda, dengan mengeluarkan racun.

Ini juga membantu membawa nutrisi penting ke seluruh tubuh Anda, dan melembabkan kulit dan tubuh, yang terpenting membantu mempertahankannya pada suhu tubuh.

Sejauh ini tak banyak orang yang tahu bahwa mereka mendapatkan 40 persen air harian dari asupan makanan yang mereka telan, termasuk mentimun mungkin.

Sebenarnya mentimun adalah 95 persen air. Jadi, ketika Anda makan mentimun, Anda pada dasarnya makan dan minum pada saat yang sama.

2. Anda akan mendapatkan nutrisi yang diperlukan
Mentimun rendah kalori menghasilkan antara 15-17 kalori dalam satu mentimun ukuran sedang.

Tapi, buah rendah kalori ini dikemas dengan banyak nutrisi seperti serat, karbohidrat, protein, Vitamin C, K dan B, kalium, manganeze, zat besi, seng, riboflavin, dan magnesium.

Jika Anda ingin menyimpan semua nutrisi itu, sebaiknya jangan dikupas kulit mentimun, karena banyak nutrisi, terutama serat, yang ditemukan di lapisan luar.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved