Kamis, 23 April 2026

Marak Kejahatan Jalanan, Kapolresta Depok Janji Perbanyak Patroli

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Didik Sugiarto, mengakui Depok menjadi ladang subur para penyamun. Namun, dia mengaku pihaknya tak tinggal diam

Depok, Warta Kota -- Aksi kejahatan jalanan di wilayah hukum Kota Depok, Jawa Barat, terus meresahkan.

Hanya demi mendapatkan barang rampasan seperti telepon genggam (HP), para pelaku tak segan-segan melukai korbannya dengan cara yang sadis.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Didik Sugiarto, mengakui wilayah Depok menjadi ladang subur para penyamun. Namun, dia mengaku pihaknya tak tinggal diam. Beberapa pelaku telah diringkus.

"Ya, ada beberapa kejadian kemarin, kasus curas (pencurian dengan kekerasan--Red). Curas itu yang di (Jalan) RTM (Cimanggis) itu sudah terungkap. Jadi kita koordinasi dengan Polsek Pasar Rebo. Itu kejadian itu diungkap di sana. Setelah melakukan di tempat kita, melakukan di sana, udah ketangkep," kata Didik, ditemui sesuai kegiatan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di PN Depok, Rabu (16/1/2019).

"Kemudian yang di Cisalak juga beberapa hari sebelumnya sudah ketangkep," ungkapnya.

Didik mengatakan, agar masyarakat Kota Depok tidak resah dengan rentetan aksi kekerasan jalanan, polisi akan meningkatkan pengawasan wilayah, khususnya di titik-titik yang kerap jadi sasaran pelaku. Dia juga mengimbau warga agar lebih waspada.

"Pertama, kita akan perbanyak melakukan patroli-patroli pada titik-titik yang rawan kejahatan. Yang kedua, karena salah satunya yang jadi sasaran ini kan hape ya, kita menghimbau masyarakat agar menggunakan hape di tempat yang aman, safety. Hindari menggunakan hape di jalan," bilang Didik.

Minta CCTV

Selain berjanji meningkatkan patroli, Didik juga mengaku telah meminta kepada Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, untuk memperbanyak pemasangan kamera tersembunyi (CCTV) di titik-titik rawan kejahatan.

Dengan adanya CCTV, dia berharap angka kejahatan akan berkurang.

"Ya, karena ini kita melihat ketika kesempatan itu kecil, mereka bisa dikurangin kejahatan itu. Seperti kita belajar dari negara-negara yang mempunyai sekuritasnya cukup bagus, itu kejahatannya cukup rendah. Makanya kita meminta bapak Wali Kota tadi untuk meningkatkan titik-titik CCTV yang bisa jelas, memantaunya jelas," bilang Didik.

"Lampu juga (minta ditambah), karena tempat yang rawan itu tempat-tempat yang gelap, tempat-tempat yang sepi," pintanya.

Dia menambahkan, aksi kekerasan jalanan kebanyakan terjadi pada larut malam saat keadaan telah sepi.

Untuk itu, dia meminta warga meningkatkan kewaspadaan.

Kamis (10/1/2019) lalu, sekelompok anak muda membegal warga di Jalan RTM, Tugu, Cimanggis, Depok.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved